KUALA TUNGKAL, Halojambi. Id- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPM PTSP) Tanjung Jabung Barat Rabu (27/8) menggelar kegiatan Sosialisasi atau Bimbingan Tehnis terkait kegiatan usaha berbasis resiko yaitu" Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Resiko dan Pengawasan Perizinan Berbasis Resiko, angkatan ke II tahun 2025."

Pantau Halojambi. Id di lokasi kegiatan berlangsung di ruang aula salah satu hotel di Kuala Tungkal, para peserta kegiatan ini yang hadir mengikuti kegiatan tersebut guna mendengarkan pemaparan dia Nara Sumber yang sengaja dihadirkan oleh panitia pelaksana yaitu Afrizal bidang Analisis Kebijakan dari Dinas PMPTSP Tanjung Jabung Barat dan Bazarudin, D. Pd. M. Kes. bidang Kesehatan Masyarakat dari Dinas Kesehatan Tanjung Jabung Barat.

Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Sosialisasi tersebut Hendriy Ponda, S. STP, M. H dalam laporan yang disampaikan menyebutkan bahwa kegiatan ini berlangsung selama satu hari dengan jumlah peserta 42 orang berasal dari kegiatan usaha atau pelaku usaha dari sektor kesehatan.

Kepala Dinas PMPTSP Tanjung Jabung Barat Hafiz, SE. yang diwakili Sekretaris Dinas PMPTSP Rita Morawati, SE mengemukakan bahwa kegiatan yang digelar pihaknya Pemkab Tanjung Jabung Barat berkomitmen dan berupaya untuk meningkatkan dan mendorong percepatan serta kemudahan penerbitan perizinan berusaha.

"Pemerintah Tanjung Jabung Barat juga memberikan ruang bagi Pelaku UMKM untuk terus berkembang, Pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk dapat bermitra dengan perusahaan-perusahaan besar di Tanjung Jabung Barat, " ujarnya.

Pada ujung kata sambutan Kadis PMPTSP menyatakan kegiatan ini adalah wujud komitmen DPMPTSP Tanjung Jabung Barat, dalam memberikan pelayanan kepada pelaku usaha sebagai fungsi pembinaan terhadap para pelaku usaha.

Salah satu Nara Sumber Bazarudin dalam pemaparannya tentang Laik Higiene dan Sanitasi pada Industri Rumah Tangga, mengatakan adanya wajib labelisasi terhadap produk yang dihasilkan guna sebagai pengawasan produk sentra pangan, jajanan dan yang sejenisnya. Salah satu peserta Rosita ( 45 ) beralamat di Jalan Pelabuhan Marina Kuala Tungkal, ketika diminta komentarnya terkait kegiatan yang sertainya tersebut mengatakan kegiatan sosialisasi ini sangat bermanfaat baginya dalam menambah ilmu pengetahuan di bidang yang dikelolahnya saat ini yaitu selaku penyalur air minum isi ulang.

"Saya dapat pengetahuan baru dan ini sangat bermanfaat dengan memperoleh informasi baru terkait usaha yang saat ini saya kelolah sehingga saya mendapat ilmu baru yang bisa saya terapkan pada bidang usaha saya, " tutur Rosita. ( ifa)