BRAM ITAM-Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Se dunia yang diperingati setiap tahunnya yaitu pada tanggal 10 Desember, pihak Inspektorat Daerah Tanjung Jabung Barat telah menyusun berbagai agenda kegiatan guna menggaungkan semangat Anti Korupsi di daerah ini.
Satu diantara beberapa item kegiatan yang sudah dilaksanakan yaitu kegiatan kunjungan ke sekolah-sekolah mulai jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas sebagaimana beberapa waktu yang lalu yaitu selama dua hari pada 11 dan 12 Desember, digiatkan kegiatan penyuluhan anti korupsi ke berbagai sekolah salah satu sekolah dasar berlokasi di Kecamatan Bram Itam SD Negeri 36 Desa Pembengis yang dikunjungi pihak Inspektorat Daerah Tanjung Jabung dengan mengajak serta wartawan media atau insan pers yang bertugas di wilayah liputan Kabupaten Tanjung Jabung Barat tergabung dari berbagai organisasi pers guna menjadi penyuluh atau nara sumber menyampaikan materi yang bertemakan “Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju” kepada peserta didik diberikan informasi tentang kejahatan korupsi yang harus dicegah dari diri sendiri dengan mengamalkan hidup jujur dan tidak membudayakan kebiasaan berbohong.
Pantauan Halo Jambi.id kegiatan penyuluhan tentang Anti Korupsi kesekolah tersebut dari pihak Inspektorat Daerah Tanjung Jabung Barat adalah Inspektur Pembantu (Irban I ) Hj. Andi Rahmatiah SE. hadir mendampingi dua jurnalis yang ditugaskan menjadi penyuluh atau penyampai materi yaitu Musdalifah Rachim dari Halojambi.id dan Fipi Rina Yuniarti dari Suara Tanjab.com.
Kedua jurnalis ini memberikan materi anti korupsi secara berkolaborasi di hadapan para siswa-siswi di SD Negeri 36 tersebut dengan memberikan pemahaman sederhana kepada siswa guna menanamkan mental anti korupsi sejak dini yaitu mengajak peserta didik di sekolah untuk selalu bersikap jujur dan berkata benar tidak berbohong. Kedua jurnalis tersebut Musdalifah dan Fipi Rina dengan berkolaborasi membahas materi Anti Korupsi yang mereka beri judul “Hindari berbohong, jujur itu lebih baik” materi tersebut dipilih agar para siswa-siswi lebih mudah mencerna dan memahami apa disampaikankan guna menamamkan sikap mental yang baik dalam mencegah korupsi sejak dini kepada generasi yang sedang bertumbuh.
Sebelum kegiatan penyampaian materi Anti Korupsi di sekolahnya Kepala Sekolah H Isman mengarahkan siswa-siswinya yang terdiri dari siswa-siswi kelas 4,5 dan 6 untuk mendengarkan pesan-pesan yang disampaikan kepada mereka oleh dua jurnalis tersebut yang sedang menjalankan misi “Anti Korupsi”.
Kepala Sekolah SD Negeri 36 Pembengis H Isman menyambut baik kunjungan dalam rangka Penyuluhan Anti Korupsi di sekolahnya dan memberikan waktu dan ruang bagi pihak Inspektorat Daerah Tanjung Jabung Barat dan kedua jurnalis tersebut untuk melaksanakan kegiatannya. Selain H Isman selaku Kepala sekolah terlihat hadir para guru staf pengajar pengajar di sekolah ini.
Mewakili Inspektur Daerah Tanjung Jabung Barat Inspektur Pembantu I Hj. Andi Rahmatiah SE mengemukakan dalam kata sambutannya di hadapan peserta didik dan guru-guru yang hadir disekolah ini bahwa pihaknnya sengaja mengagendakan kegiatan Penyuluhan Anti Korupsi ke sekolah-sekolah di Wilayah Tanjung Jabung Barat dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi 2024 dengan berkolaborasi dengan Insan Pers atau wartawan media untuk terlibat sebagai penyampai materi Anti Korupsi sesuai tema nasional Hari Anti Korupsi (HAKORDIA) tahun ini yaitu ““Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju.” “Adapun tujuan diadakannya kegiatan .
Penyuluhan Anti Korupsi untuk menguatkan kesadaran Masyarakat sejak dini tentang bahaya korupsi dan pentingnya peran semua pihak dalam upaya pemberantasan korupsi melalui berbagai kegiatan yang edukatif, kolaboratif dan berkelanjutan,” ujar Hj. Andi Rahmatiah.
Menurut Andi sebab itu pihaknya menggelar kegiatan penyuluhan ke sekolah-sekolah agar pesan-pesan moral tentang anti korupsi tersampaikan secara dini kepada peserta didik dari berbagai jenjang Pendidikan mulai sekolah dasar hingga sekolah menengah, karena mereka adalah genarasi emas bangsa ini yang diharap bertumbuh menjadi dewasa kelak yang memampu membentengi diri dari godaan korupsi saat memasuki kehidupan di dunia kerja.
Sebagai upaya pencegahan korupsi dikatakan Andi harus berlangsung secara berkelanjutan dengan mengajarkan dan memberikan contoh sikap mental yang anti korupsi dengan memberikan penanaman nilai-nilai luhur yaitu kejujuran, kemandirian, disiplin, bersikap adil, sederhana, kerja keras, tanggung jawab dan berani.
Namun sebelum lebih lanjut pemaparan materi Anti Korupsi yang disampaikan oleh dua pemateri, siswa-siswi diberikan pula pencerahan oleh guru agama yang mengetengahkan tentang sikap jujur yang dicontohkan oleh Rasulullah Muhammaad SAW, bahwa dalam ajaran Islam wajib mengamalkan sikap jujur dan selalu berani menyuarakan dan memperjuangkan kebenaran.
Dalam memaparkan materi Anti Korupsi lebih lanjut Musdalifah dan Fipi Rina memanfaatkan layar in focus yang tersedia di sekolah ini sehingga menampilkan beberapa pointer-pointer yang menjadi garis besar materi yang disampaikan yaitu butir-butir sikap mental yang harus dimiliki untuk hidup jauh dari korupsi yaitu tidak berbohong dengan berbuat jujur, Amanah (bisa dipercaya), berbuat adil terhadap diri sendiri dan orang lain, berani berkata tidak terhadap ajak berbuat curang, memiliki gaya hidup sederhana, kerja keras dan tanggung jawab, disiplin, mandiri dan peduli sesama.
Guna menghidupkan suasana kelas untuk menjadi lebih bersemangat mendengarkan materi selanjutnya Musdalifah dan Fipi Rina meminta salah satu siswa yang bersedia membaca puisi berjudul “ Jujur itu lebih Baik” karya Musdalifah Rachim (Penggiat Literasi).
Husna Sari siswi kelas IV di sekolah ini tampil membaca puisi yang berisikan pesan dan nasehat untuk hidup jujur dan adil, mematuhi pesan orang tua dan guru. Sebelum berakhir kemudian materi yang disampaikan oleh Musdalifah dan Fipi Rina mengadakan quiz tentang materi yang telah disampaikan tersebut dan bagi siswi-siswi yang memberikan jawab tepat terhadap pertanyaan datau quis yang diajukan akan mendapatkan sebuah ransel bertulis “Jujur Itu Hebat” yang dipersiapkan oleh pihak Inspektorat Tanjung Jabung Barat. Dan kepada Husna yang telah tampil percaya diri membaca puisi Anti Korupsi mendapat hadiah pula sebuah ransel.
Kegiatan Penyuluhan Anti Korupsi yang diadakan di SD Negeri 36 Pembengis diakhiri dengan ditandai kegiatan photo Bersama para siswa, kepala sekolah dan guru-guru pengajar di sekolah ini.(ifa)