Jambi - Polda Jambi bersama jajaran TNI, Linmas, dan instansi terkait melaksanakan pengamanan yang ketat dalam rangka Pemilihan Suara Ulang (PSU) pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bungo, yang berlangsung pada Sabtu, 5 April 2025.
PSU ini dilaksanakan di 21 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 8 Kecamatan dan 13 Desa/Kelurahan di Kabupaten Bungo, dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 8.362 orang.
Pelaksanaan PSU dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB dan dihadiri oleh ribuan pemilih yang memenuhi hak suara mereka setelah Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan adanya pemungutan suara ulang di sejumlah lokasi.
Proses pemungutan suara ini berjalan lancar tanpa adanya gangguan atau permasalahan yang berarti, sehingga situasi di Kabupaten Bungo secara umum dapat dikategorikan aman dan terkendali.
Sebelumnya, Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar menyampaikan bahwa Polri dan TNI adalah unsur penting dalam menjaga keamanan negara dalam proses demokrasi di Indonesia.
Sehingga Polri dan TNI harus bersinergi bersama untuk memastikan semua kelancaran proses demokrasi tersebut dengan aman.
“ Rekan-rekan hadir disana untuk menjamin keamanan. Hati-hati dalam bertugas, ingat mereka adalah saudara, teman, kerabat kita atau setidaknya kita semua adalah satu suku bangsa Indonesia jangan sampai melakukan hal-hal overproduktif, “ pesan Kapolda Jambi. Jumat 4 April 2025 kemarin.
Jenderal Bintang dua tersebut berpesan agar para personel terus menjaga kesehatan dan pastikan logisitik dan alat komunikasi telah tersedia dengan baik dan lengkap.
Kapolda Jambi mengatakan bahwa dirinya dan Danrem 042/Gapu akan memantau langsung dan bersama-sama ada di Kab. Bungo sampai kegiatan PSU tersebut selesai dan akan memastikan semuanya berjalan dengan aman dan damai.
Ia juga meminta semua pihak agar menjaga kondusifitas Kamtibmas selama PSU berlangsung hingga selesai terlaksana.
“ Tetap semangat semoga tuhan Yang Maha Kuasa melindungi kita semua. Semoga pekerjaan dan tanggung jawab yang kita laksanakan menjadi suatu ibadah yang membawa pahala dari kehikhlasan teman-teman dalam bertugas. “ tutupnya.
Pengamanan Ketat untuk Menjaga Keamanan Pemilih dan Proses Demokrasi
Untuk menjaga kelancaran dan keamanan jalannya PSU, Polda Jambi telah menurunkan personel pengamanan sebanyak 892 orang yang terdiri dari Polri, TNI, Linmas, dan BKO Brimob. Sebanyak 650 personel Polri, 100 personel TNI, 42 personel Linmas, dan 100 personel Brimob diterjunkan untuk melakukan pengamanan langsung di TPS maupun di tingkat mako.
Pola pengamanan yang diterapkan adalah pola 2-1-2, dengan 2 personel pengamanan di setiap TPS dan 10 personel di setiap TPS dalam status siaga. Penugasan personel juga dilakukan secara terkoordinasi antara Polres, Dit Samapta Polda, Polsek, serta Mako Brimob, yang semuanya menjaga ketertiban agar proses pemilihan dapat berjalan dengan aman tanpa gangguan.
Jumlah Pemilih dan TPS yang Terlibat dalam PSU
Pelaksanaan PSU di Kabupaten Bungo mencakup 21 TPS yang tersebar di 8 Kecamatan dan 13 Desa/Kelurahan. Beberapa TPS yang terlibat dalam PSU ini antara lain TPS 1 Dusun Sarana Jaya dengan 387 pemilih, TPS 1 Dusun Teluk Panjang dengan 545 pemilih, dan TPS 1 Dusun Rantau Tipu dengan 468 pemilih. Total jumlah DPT di 21 TPS yang melaksanakan PSU ini mencapai 8.362 pemilih.
Situasi Aman dan Terkendali di Wilayah Kabupaten Bungo
Sejauh ini, Polda Jambi melaporkan bahwa tidak ada permasalahan atau kasus menonjol yang terjadi selama proses pelaksanaan PSU ini. Hal ini mencerminkan tingginya kesadaran masyarakat dalam menjaga ketertiban dan kelancaran pemilu. Pihak kepolisian juga memastikan bahwa tidak ada ancaman yang dapat menggangu jalannya proses demokrasi, baik di level TPS maupun di tingkat yang lebih luas.
Polda Jambi bersama instansi terkait terus berupaya untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk menggunakan hak suaranya dengan aman. Pelaksanaan penghitungan suara akan dimulai pukul 13.30 WIB, dan diharapkan seluruh tahapan berjalan lancar, sesuai dengan harapan masyarakat dan prinsip demokrasi yang berlaku.
Penegakan Hukum dan Pengamanan yang Maksimal
Polda Jambi juga menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum dan menjaga proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bungo agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Seluruh personel yang terlibat dalam pengamanan PSU ini dilatih untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi, memastikan bahwa pemilu berlangsung dengan transparan, jujur, dan adil.
Dengan adanya pengamanan yang solid serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan, Polda Jambi optimis bahwa proses PSU ini akan berlangsung dengan sukses tanpa ada gangguan yang merugikan demokrasi. Keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Pemilihan Umum ini