KOTA JAMBI, Halojambi-Masyarakat Islam di seluruh dunia merayakan hari Raya Idul yang jatuh pada 6 Juni 2025 M atau 10 Zulhijah 1446 H, sebagai mana halnya yang dirayakan oleh umat Muslim se jagat hari raya ini yang disebut juga hari Raya Qurban, karena rangkai kegiatan religius yang dilakukan selain shalat sunnah Idul Adha di masjid-masjid ataupun tanah lapang umat muslimnya juga diperintahkan melaksanakan ibadah Qurban yaitu menyembelih hewan ternak berupa sapi, domba atau kambing memaknai perjuangan nabi Ibrahim dan melaksanakan perintah Allah guna menyembelih sang putra yaitu Nabi Ismail yang diaplikasikan kemudian dengan penyembelihan hewan Qurban bagi umat Islam dalam rangka memperingati keagungan jiwa dan moral Nabi Ibrahim, ikhlas jalankan perintah Allah SWT.

Sebagaimana yang dipantau Halojambi. Id di Masjid Darul Istiqoh RT 07, Kelurahan Sungai Putri, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi Jumat (6/6) umat muslim yang berada di sekitar masjid ini berbondong-bondong datang ke masjid mulai sekitar pukul 6.30- 07.30 Wib, hingga tepat pukul. 8.30 Wib shalat Idul Adha dilaksanakan dilanjutkan penyampai khotbah Idul Adha oleh khotib. Seluruh saf-saf untuk pria dan wanita yang tersedia di masjid ini dipenuh oleh warga sekitar tua dan muda yang berniat akan pelaksanaan shalat Idul Adha berjamaah.

Bertindak selalu imam shalat Idul Adha Zaki Fatoni dan selalu Khotib adalah Ustadz Sholihin. Dalam pesan moral khotbah Idul Adha yang disampaikan khotib Ustadz Sholihin, Akademisi dari Universitas Jambi, mengemukakan bahwa umat Islam hendaknya bertaqwa kepada Allah dengan berbuat amal kebaikan yang dipandang mulia di sisi Allah. Adapun memperingati bulan Zulkijah dengan ditandai perayaan hari raya Idul Adha 10 Zulkhijah yaitu dengan melaksanaan sholat Idul Adha de mengikuti salah satu sunnah Rasullah SAW, selain itu umat muslim yang tidak berhaji ke tanah suci Mekkah dengan disunahkan juga melakukan ibadah Qurban, maknanya, menyembelih sifat kebinatangan dalam diri manusia yang dapat mendatangkan murka Allah.

Menurut Khotib dengan melakukan penyembelihan hewan qurban sebagai rangkaian kegiatan dalam merayakan dan memperingati Idul Adha bermakna telah menghidupkan sunnah Rasullah. "Melaksanakan sunnah beliau berarti akan bersama-sama Rasulullah. Dengan berqurban menyenangkan hati kaum faktur miskin, andai belum mampu berqurban dan haji mudahan-mudahan tahun depan bisa melaksanakannya.

Bertaqwa kepada Allah dengan meninggalkan larangan Allah dan mematuhi perintahahNya, " ujar Ustadz Sholihin, sebelum menutup khotbahnya. Usai shalat Idul Adha dan mendengarkan khotbah yang disampaikan oleh khotib, jamaah yang hadir di masjid saling bersalam-salaman sebagai aplikasi penguat nilai-nilai silaturrahim antar sesama umat muslim di lokasi sekitar masjid Darul Istiqoh. Sebagai tambahan informasi sehari setelah hari raya Idul Adha di pelataran sekitar masjid Nurul Ustiqoh digelar pula kegiatan penyembelihan hewan qurban. (ifa)