KUALATUNGKAL - Sudah menjadi agenda tahunan Pemkab Tanjungjabung Barat pada setiap bulan Ramadan menggelar kegiatan Festival Arakan Sahur, awal Ramadan yang yang jatuh pada Senin (6/5)) sehingga menandai dimulainya kegiatan tersebut pada Ahad (5/5) jelang dini hari sekitar usai sholat Tarawih peserta arakan sahur sudah berkumpul disekitar garis star yaitu di Jalan Sriwijaya depan rumah dinas Bupati Tanjungjabung Barat guna dilepas oleh bupati mengikuti rute jalan yang sudah ditentukan Panitia Pelaksana.
Pantauan Halo Jambi di Kualatungkal Ahad malam meskipun hujan mengguyur kota ini selama masyarakat tengah menjalani ibadah sunnah Tarawih di masjid-masjid terdekat namun usai sholat usai sholat Tarawih sekitar 21.30 Wib hujan deras mulai redah hanya tersisa gerimis yang jatuh-jatuh tidak menfhalangi aktivitas warga negeri "Serengkuh Dayung Serentak ke Tujuan" ini untuk bersiap-siap turun ke jalan guna menyaksikan parade Arakan Sahur yang menjadi acara yang selalu dinantikan-nantikan setiap bulan Ramadan tiba.
Prosesi resmi pelepasan peserta oleh Bupati Tanjungjabung Dr. Ir. H Safrial yang disaksikan juga oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi Ujang Hariadi dan Bujang dan Gadis Jambi, Bujang dan Gadis Tanjungjabung Barat 2019, duta-duta wisata Provinsi Jambi, para kepala OPD di lingkup Pemkab Tanjungjabung Barat berlangsung lebih cepat sebelum pukul 00.00 mengingat suasana hujan dikhawatirkan terkendalanya kegiatan parade arakan sahur tersebut.
Para peserta sesuai urutan antrian tampak melewati garis star dengan masing-masing melewati tribun utama terlihat memberikan selebrasi dan salam kepada bupati dan tamu undangn yang hadir menyaksikan acara Festival Arakan Sahur ini." Kita kembali menggelar arakan sahur untuk melestarikan khasanah budaya kabupaten tercinta ini dalam bentuk wisata relegi. Selain itu saya harapkan mampu menjadi perekat dalam mempersatukan seluruh lapisan masyarakat dari berbagai suku, agama dan kepercayaan yang ada di sini," kata Bupati dalam kata sambutannya sebelum melepas peserta menuju rute yang dilewati.
Bupati dalam pesan-pesannya yang juga disampaikannya pada kesempatan tersebut yaitu mengajak masyarakat agar mempererat dan memperkokoh tali persaudaraan bagi sesama umat beragama agar tercipta kerukunan dan semangat toleransi terpelihara di Tanjungjabung Barat.
Kepala Dinas Pariwisata,Kepemudaan dan Olahraga Tanjungjabung Barat Otto Riyadi selaku ketua Panitia Penyelenggara Festival Arakan Sahur 2019 menyebutkan saat menyampaikan laporannya di hadapan bupati dan hadirin bahwa kegiatan yang digelarnya tersebut bertujuan menumbuhkembangkan nilai-nilai budaya. "Melestarikan tradisi relegi masyarakat Tanjungjabung Barat sekaligus meningkatkan keimanan, ketaqwaan dan wujud syukur kepada Allah SWT," ucap Otto.
Warga Kota Kualatungkal malam itu dari berbagai kalangan dan tingkatan usia tua, muda, dewasa hingga anak-anak balitapun dibawa orangtuanya menyaksikan parade arakan sahur yang berlangsung setiap Ahad dini hari selama Ramadan tersebut turun ke jalan, seluruh garis rute yang dilewati peserta di penuhi "pagar"sepeda motor yang diparkir dikiri kanan jalan, para generasi milenial di Kualatungkal menjadikan ajang Arakan Sahur sebagai reuni mereka untuk saling bertemu, anak-anak muda baik secara berkelompok maupun individual menjadi penonton acara ini. Saat Halo Jambi dari arah Kantor Bupati di Jalan Sriwijaya melintas menuju lokasi pelepasan peserta di depan rumah dinas bupati beberapa anak-anak muda yang berada ditepi-tepi jalan memasang mercon/petasan yang sengaja diledakkan di tengah jalan, aparat keamanan yang bertugas membiarkan saja kegembiraan anak-anak muda ini tanpa melarang namun mengawasinya dari jarak tertentu. Hampir saja kendaraan sepeda motor yang dikendarai Halo Jambi mererjang "ranjau" api tersebut.
Berbeda dengan tahun lalu dimana peserta lebih banyak. Namun tahun ini dari informasi yang dicatat Halo Jambi hanya terdapat 15 group peserta Festival Arakan Sahur dari berbagai kelompok, ada dari kelompok remaja masjid, pesantren, organisasi kepemudaan/masyarakat dan lainnya.
Hadiah bagi pemenang disediakan oleh Panitia Pelaksana dari anggaran intansi penyelenggara ( Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Tanjungjabung Barat sebesar Rp. 60 juta. Hadiah berupa uang tunai dan piala bergilir Bupati Tanjungjabung Barat. (ifa)