BETARA, HaloJambi. Id - Sebanyak 17 orang Mahasiswa asal Institut Agama Islam ( IAI ) Ad Nadwah Kuala Tungkal mulai Senin ( 3/11) hingga dua bulan kedepan mengikuti program kampus yang wajib dilaksanakan bagi mahasiswa menjelang masa- masa semester akhir perkuliahan, yaitu kegiatan Kuliah Kerja Nyata berlokasi di Desa Pematang Buluh, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dalam rangka tersebut dengan kerjasama diantara pihak pemerintah Desa setempat dan pihak Kampus IAI Ad Nadwah Kuala Tungkal terpantau Senin (3/11) menggelar acara serah-terima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata secara resmi yang berlangsung di Aula Kantor Desa Pematang Buluh.

Pantauan Halojambi.Id kegiatan yang berlangsung ini menciptakan suasana hangat penuh keramahan dan kekeluargaan di mana kegiatan ini dihadiri oleh para perangkat desa yaitu sekretaris desa, dosen pembimbing lapangan, para ketua RT, ketua dusun, serta seluruh mahasiswa Kukerta yang bakal menjalankan pengabdian di desa tersebut. Kepala Desa Pematang Buluh Ilham Nur yang kehadirannya diwakilkan kepada Sekretaris Desa Muhammad Hamsun menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran para mahasiswa di Desa Pematang Buluh serta berharap agar kehadiran mahasiswa Kukerta dapat memberikan semangat barui inspirasi pembangunan Desa serta mampu memberikan sumbangsih serta kontribusi nyata untuk kemajuan desa ini.

Pada kesempatan ini Muhammad Hansun menyampaikan agar mahasiswa peserta Kukerta didesa ini hendaknya mampu bersikap baik dengan menjaga tata krama dengan nilai-nilai kesopanan yang tinggi,santun prilaku dan etika selama berinteraksi dengan warga masyarakat Pematang Buluh. Sekretaris Desa lebih lanjut mengemukakan harapannya mewakili Pemerintah Desa agar program kerja yang sudah disusun bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam memperkenalkan potensi desa seperti wisata lokal, kerajinan tangan, dan sumber daya masyarakat lainnya.

Dosen IAI An Nadwah selalu Pembimbing Lapangan (DPL) Supriono ketika memberikan sambutannya sehubungan dengan kegiatan Kukerta ini mengingatkan kepada mahasiswa tentang arti pentingnya peran mahasiswa selaku mahasiswa Kukerta yang membawa semangat inovatif dan edukatif selama memberikan pendampingan kepada masyarakat, terutama di bidang digitalisasi yang kini sangat dibutuhkan. Sehingga menurutnya para mahasiswa bisa menjalankan program yang relevan, kreatif, dan memberikan dampak positif jangka panjang dengan keberadaan mereka di desa ini menjadi pengalaman berharga melalui interaksi yang berlangsung diantara warga desa dan mahasiswa Kukerta.

Acara berlanjut kemudian dengan setiap personal mahasiswa Kukerta juga memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmen mereka selama menjalani masa pengabdian. Koordinator Mahasiswa Kukerta IAI Ad Nadwah Desa Pematang Lumut mewakili rekan-rekannya menyampaikan ucapan trrima kasih atas terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah dan warga desa, serta berjanji untuk melaksanakan setiap kegiatan dengan tanggung jawab, profesionalitas, dan semangat kebersamaan.

Mahasiswa juga berharap bisa menjalin hubungan baik dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Desa Pematang Buluh. Koordinator Mahasiswa Kukerta IAI Ad Nadwah Kuala Tungkal juga merupakan Ketua Posko 16 Desa Pematang Lumut Ahmad Zaki kepada Halo Jambi. Id saat dihubungi mengemukakan bahwa dirinya bersama rekan-rekannya akan berada di Desa Pematang Buluh selama dua bulan dalam rangka kegiatan Kukerta tersebut. Menurutnya dirinya bersama 15 rekan mahasiswa Kukerta lainnya di Posko 16 Desa Pematang Buluh sangat berterima kasih atas sambutan hangat dan penerimaan yang baik dari pemerintah desa dan seluruh warga desa ini.

 "Kehadiran kami di desa ini semoga bukan hanya sekedar memenuhi tugas kampus, tetapi juga untuk belajar langsung dari kehidupan dan kearifan lokal desa. Kami berupaya keberadaan kami di desa ini selama dua bulan dengan mengusung tema “Moderasi Beragama dan Kearifan Lokal dalam Bingkai Digitalisasi” adalah mengaplikasi upaya pendekatan kolektif kami selaju mahasiswa Kukerta guna mendorong terciptanya kerukunan serta sebagai upaya memperkenalkan potensi desa melalui teknologi. Kami berharap seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dengan dukungan masyarakat, " ujar Ahmad Zaki.

Menutup keterangannya kepada Halo Jambi. Id Ahmad Zaki menyebutkan bahwa kegiatan hari ini buka sekedar serimonial namun diharapkan tumbuh dan berkembangnya hubungan kerja sama yang baik antara mahasiswa dan Pemerintah Desa Pematang Buluh. "Kehadiran kami selaku mahasiswa Kukerta diharapkan bisa menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung kemajuan desa di berbagai bidang seperti sosial, pendidikan, ekonomi, dan pengembangan potensi lokal, " kata Ahmad Zaki. (ifa)