Jambi – Lapangan utama Kantor Wali Kota Jambi, Sabtu (23/05/2026), berubah menjadi pusat kemeriahan. Gelak tawa, sorak sorai peserta hingga semangat kebersamaan begitu terasa dalam perlombaan antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang digelar Pemerintah Kota Jambi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi ke-625 Tanah Pilih Pusako Batuah.

Bukan sekadar lomba hiburan biasa, momentum itu juga menjadi ruang memperkuat kekompakan antar ASN sekaligus menyampaikan pesan besar tentang arah pembangunan Kota Jambi ke depan. Dengan mengusung tema “Pertumbuhan dan Kemajuan untuk Kota Jambi yang Bahagia dan Berkelanjutan,” kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, TNI-Polri, Kejaksaan, jajaran OPD hingga masyarakat yang turut memadati lokasi acara.

Sejak pagi, suasana sudah tampak semarak. Berbagai perlombaan tradisional seperti gebuk guling, makan kerupuk, tangkap belut, mancing botol, tarik tambang hingga estafet sarung sukses mencairkan suasana formal pemerintahan menjadi lebih akrab dan penuh kekeluargaan.

Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, mengingatkan bahwa perjalanan panjang Kota Jambi hingga memasuki usia 625 tahun bukan hanya tentang sejarah, tetapi juga tentang tanggung jawab bersama menjaga dan membangun daerah.

“Hari ini kita semua berkumpul dalam rangkaian Hari Ulang Tahun Pemerintah Kota Jambi yang sudah 80 tahun dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 tahun. Sejak Datuk Orang Kayo Hitam menentukan wilayah ini melalui Angso Duo yang berhenti di kawasan Tanah Pilih, hingga hari ini sudah 625 tahun perjalanan sejarah Kota Jambi,” ungkapnya.

Di tengah suasana penuh kegembiraan itu, Maulana juga menyisipkan pesan tegas terkait persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah Kota Jambi.

Program Kampung Bahagia yang saat ini terus diperkuat disebut menjadi salah satu langkah strategis Pemkot Jambi dalam membangun lingkungan yang bersih, nyaman dan tertata melalui sistem pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Maulana bahkan memastikan penataan besar-besaran terhadap Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar akan dilakukan tahun ini.

“Jadi tidak boleh lagi ada warga Kota Jambi membuang sampah sembarangan, termasuk ke TPS di pinggir jalan protokol. Insya Allah sampai akhir tahun lebih dari 300 TPS liar akan kita bersihkan dan dijadikan taman atau tempat yang lebih bermanfaat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias peserta yang hadir. Langkah itu dinilai menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kota Jambi mulai bergerak menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan tertata, termasuk pengangkutan sampah langsung dari rumah ke rumah.

Selain itu, Maulana juga mengingatkan bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan hanya oleh kepala daerah semata, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. “Tidak ada yang hebat dari kita sendiri.

Wali Kota tidak bisa membangun sendiri, Wakil Wali Kota juga tidak bisa sendiri. Harus bersama-sama sampai ke masyarakat. Itulah program Kampung Bahagia, pembangunan berbasis masyarakat,” katanya.

Menurut Maulana, kegiatan perlombaan antar OPD tersebut sengaja digelar untuk mempererat hubungan antarpegawai dan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal. “Kegiatan ini mengumpulkan seluruh aspek, seluruh ASN dan OPD melalui lomba-lomba yang menyenangkan. Tidak usah terlalu ngotot, yang penting santai dan bahagia. Yang berprestasi tentu ada hadiah, ada piala dan lainnya.

Tujuannya untuk saling mengakrabkan,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta. Perayaan HUT Kota Jambi tahun ini terasa berbeda. Tidak hanya menghadirkan seremoni formal, tetapi juga memperlihatkan bagaimana Pemerintah Kota Jambi mencoba membangun suasana pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, penuh kebersamaan, sekaligus membawa pesan perubahan menuju Kota Jambi yang lebih bersih, tertata dan berkelanjutan.(uya)