Sarolangun-Warga Desa Demang kecamatan limun, kabupaten Sarolangun semakin resah dengan adanya Peti yang setiap hari beroperasi di sekitar desa tersebut.
Pasalnya warga resah dengan adanya Air galian peti mengalir di sepanjang jalan umum Demag dan suara Peti yang terlalu bising tepatnya di seputaran sekolahan SD 153 panca karya 1 Desa Demang.
Dengan adanya genangan air galian peti dan suara bising tersebut membuat akses jalan rusak dan anak sekolahpun tergangu.
Jon masyarakat Desa Demang berharap kepada pemerintah agar menindak lanjuti persoalan Peti maupun limbah yang mengganggu akses jalan tersebut." Sampai sekarang Pemerintah setempat belum ada tindakan sama sekali."ungkap jon.
Kata Jon dampaknya dari Operasional PETI, proses belajar mengajar terganggu baik di belakang sekolahan maupun didepan sekolah."Sudah di cemari Air dompeng dan juga dengan suara bising dompeng, anak sekolahpun sangat tidak nyaman."jelasnya.
"Kalau saya liat semua Peti yang ada di sekitar sekolah ada 6 Peti yang beroperasi Aktif sudah hampir 1 tahun, Ya,"ujarnya.
Setidaknya pihak terkait memberi arah kepada pemain dompeng tersebut karena sudah meresahkan orang banyak.
"Apalagi inikan wilayah pendidikan anak-anak sekolah banyak melewati jalan itu, kalau kita lihat Pihak terkait hanya mendiamkan saja Peti yang makin menjadi beroperasi di sini."tegasnya. (Gun)