SAROLANGUN -Akibat Curah hujan yang tinggi delapan Desa Di Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun di terjang Banjir.
Banjir setinggi pinggang orang dewasa menerjang dua Desa yaitu Desa Limun dan Desa Pulau Pandan, akibat nya ratusan rumah warga terendam genangan air banjir.
Akibat Bencana banjir ini jalan akses penghubung antar Desa hanya bisa di lalui dengan berjalan kaki, dan aktivitas warga terganggu.
Menanggapi hal ini Camat Kecamatan Limun Sibawaihi mengatakan, selain curah hujan yang cukup tinggi, banjir yang terjadi di Desa Pulau Pandan ini adalah banjir kiriman yang sebelum nya telah menerjang beberapa Desa.
“Banjir yang mulai dari pukul 05.00 wib, berawal dari Desa lubuk bedorong, Desa malang kemudian Desa Pecakaria,” Terangnya
Kemudian dia juga menambahkan keronologis terjadi nya bencana banjir.
“Karena ada nya perpaduan antara sungai Batang Asai dan Limun sehingga debit air yang tinggi dengan cepat menerjang dengan ketinggian kurang lebih satu meter, Adapun pihak terkait yang meninjau langsung yaitu dari Dinas BNPB, dan Dinas Sosial.” Tambahnya.
Kemudian Salah satu korban banjir, yaitu Abdul Roni warga Desa limun juga mengatakan banjir yang terjadi mulai dari jam 04.00 wib.
"Akibat curah hujan yang tinggi, untuk Saat ini kita masih bertahan di Rumah sendiri, rasa kehawatiran ada, akan tetapi seperti biasa nya banjir akan segera surut dalam hitungan hari.” Terangnya.
Dia juga berharap agar pemerintah cepat tanggap terhadap warga yang terkena dampak banjir.
“Kita berharap supaya ada solusi dari Pemerintah terkait mengenai penanggulangan bencana, dan yang jelas Sawah milik warga ikut terendam akibat bencana banjir ini.”Tambah nya.
Sementara itu Dinas BNPB terjun kan satu unit perahu yang di pergunakan mengevakuasi para korban banjir.(regi)