Batanghari - Sebuah rumah tua yang dibuat 1941, dan sampai sekarang masih kokoh di RT 05 Dusun II Desa Karmeo Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batanghari, gegara masalah perut (lapar-red), dijual dengan harga 2 Karung Genau, yaitu singkong yang diparut dan dijemur sebagai pengganti beras. Konon yang membeli rumah tersebut adalah Raden Lomong yang masih keluarga Raja Jambi.

Rumah papan yang tiangnya terbuat dari kayu Bulian memakai pasak kayu tersebut, milik Dianalova. Dikarenakan musim paceklik ditambah situasi penjajahan Belanda, demi makan Dianalova beserta anak-anaknya, akhirnya dijual. Mendengar berita tersebut, akhirnya didengar oleh Raden Lomong. Dengan 2 Karung Genau, rumah tersebut berpindah tangan.

Hal ini disampaikan oleh Ketua RT 05, Yusrizal, yang menempati rumah tersebut sampai sekarang, di dampingi iparnya Oma, kepada Halojambinews, Kamis (06/02/2020).

" Itulah cerita yang saya dengar dari mertua saya, Usman. Sayang, mertua saya tersebut sedang sakit-sakitan dan tak bisa dikonfirmasi" kata Yusrizal.

Oma, putra Usman, menambahkan, setelah rumah tersebut dibeli Raden Lomong, keberadaan Dianalova beserta anak-anaknya, tidak diketahui sama sekali.

" Keberadaan keluarga Dianalova, sampai sekarang saya tidak mengetahuinya. Semoga mereka sekarang baik-baik saja." sambung Oma. 

Akhirnya, pada awal 1993, Raden Lomong menjual rumah tersebut kepada Usman dengan harga 2, 7 juta. Malahan, Raden Lomong membalikkan uang kepada Usman sebanyak 500 ribu untuk memperbaiki lantai teras rumah yang sudah rusak.

" Uang 500 ribu dari 2,7 juta tersebut, diserahkan kepada bapak saya untuk membeli papan lantai yang sudah rusak." terang Oma, sambil menunjukkan lantai tersebut.

Rumah tua tersebut mempunyai ciri khas dan hanya ada 2 di Batin XXIV. Satu di Desa Karmeo dan satu lagi di Desa Koto Boyo. Rumah tersebut terdiri atas dua lantai, lantai pertama hanya beralaskan tanah dan di kelilingi oleh kayu Bulian berukuran panjang 8 meter sebagai penyangga tanah maupun tiang. Lantai pertama ini berfungsi sebagai gudang. Sementara itu lantai dua dipakai untuk tempat tinggal keluarga, yang terdiri darii teras yang berfungsi sebagai ruang tamu, ruang keluarga, kamar, dapur dan kamar mandi. 

Rumah tua yang diberitakan ini adalah merupakan rumah pertama yang didirikan di Desa Karmeo. (Fri)