Jambi - Gubernur Jambi Fachrori Umar menggunakan kalung anti virus saat menghadiri apel bersama gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi Jambi dengan Personel Ops Kontijensi "Aman Nusa II-2020" Polda Jambi di lapangan Mapolda Jambi. Selasa (31/3/2020).

Kalung bernama Toamit Virus Shut Out ini disebut bisa menangkal virus corona. Kalung ini diproduksi di Jepang dan telah dijual di beberapa negara di Asia termasuk Indonesia.

Produk yang cara pakainya digantungkan di leher tersebut diklaim dapat memblokir partikel bakteri dan virus, mengurangi infeksi dan menginfeksi orang lain.

Meski begitu 'kalung kesehatan' tersebut masih diragukan kinerjanya untuk membunuh virus dan bakteri.

Kalung yang digunakan Fachrori tersebut, saat ini juga tengah heboh di dunia maya. Sebab, beberapa artis ibukota turut menggunakannya seperti Nagita Slavina dan Ayu Tingting.

Dilansir dari laman Detik.com, serta dikutip dari Hong Kong FP, produk tersebut kini telah dilarang dijual di Vietnam dan Thailand. Situs jual beli eBay juga telah melarang penjualan produk tersebut.

Meski begitu sejumlah toko di Hong Kong seperti SASA dan 7-Eleven masih menjualnya. Kalung tersebut pun belakangan ramai dijual di online shope di Indonesia. Sejumlah artis seperti Nagita Slavina, Ayu Ting Ting hingga Nia Ramadhani tampak terlihat menggunakan kalung tersebut.

Dr. Jaka Pradipta Sp.P, pakar kesehatan yang belakangan aktif memberikan informasi dan edukasi terkait virus Corona mengatakan bahwa kalung antivirus tersebut tidak efektif untuk membunuh virus dan bakteri.

"Kandungannya adalah klorida yang merupakan bahan-bahan yang berperan sebagai desinfektan yang pemakaiannya tentu saja disemprotkan bukan digantung. Ketika disemprotkan juga butuh beberapa menit sampai virus dan bakteri benar-benar mati. Kalau digantung tidak ada efeknya," terang dr. Jaka saat dihubungi Wolipop, Kamis (26/3/2020). 

Dokter spesialis paru itu menambahkan bahwa gantungan tersebut bahkan bisa memicu sumber kuman, terlebih jika dipakai berulang kali.

"Benda-benda yang kita pakai di tubuh saat kita pulang ke rumah kita harus melepasnya, kita tidak tahu bisa saja itu (kalung antivirus) jadi sumber kuman," tambah dr. Jaka.

Dr. Jaka mengingatkan kembali tentang cara pencegahan virus. Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah mencuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, sebisa mungkin tidak memegang wajah, jaga daya tahan tubuh, dan tetap diam di rumah selama pandemi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari Karo Humas Provinsi Jambi terkait kalung yang dipakai oleh Gubernur Jambi. (*/uya)