SAROLANGUN - Ketua DPRD Kabupaten Sarolangun angkat bicara terkait masalah pekerja jaringan gas (Jargas) asal jawa yang datang ke kota sarolangun sebanyak 109 orang yang menjadi keresahan warga sarolangun, terutama warga Sri Playang dikarenakan pekerja tersebut berdomisili di Sri Playang, Selasa (28/04/2020).
"Ya tadi kita sudah rapat bersama, terkait masalah jaringan gas (Jargas) ke rumah-rumah, "Kata Ketua DPRD Tantowi Jauhari
"Saat kita rapat tadi setelah usai di jelaskan oleh Asisten, Saya angkat bicara, "Yang dikerjakan pekerja Jaringan gas (Jargas) saat ini sistemnya kayak mana, apakah memasang pipa besi atau pun pipa plastik, "Terangnya.
Jika kalau pipa besi mamang kita butuh orang tenaga-tenaga yang ahli (Skill) dari luar,."Tetapi kalau memesang hanya pipa plastik seperti tenaga kasar, itu bisa kita pakai untuk putra daerah kita. saya yakin 109 pekerja Jargas ini mungkin tidak semuanya bertenaga teknis, "Jelasnya.
Untuk dihari kedepannya, mereka ingin menambahkan pekerja lagi sebanyak 100 lebih pekerja."Akan tetapi di larang oleh Bupati Kita. pada intinya, tidak ada lagi membawa pekerja dari daerah luar, dan untuk pekerja jargas saat ini tetaplah bekerja hingga selesai, jika belum selesai dan pekerja ini pulang maka tidak usah datang lagi ke sini, "Ungkapnya.(gun)