SAROLANGUN - Ratusan masyarakat Desa Pamuncak dan Desa Kampung Tujuh, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun melakukan aksi unjuk rasa terkait pembangunan jaringan irigasi oleh perusahaan PT Nandya Karya, Selasa (05/05/2020).

Mereka melakukan aksinya dengan menghentikan pekerja PT Nandya Karya yang sedang berjalan di Desa Kampung Tujuh.

Salah-satu perwakilan masyarakat yang mengikuti aksi unjuk rasa Agus Parabuansah Mengatakan hari ini pihaknya melakukan aksi unjuk rasa terkait pembangunan jaringan irigasi oleh perusahaan Pt. Nandya Karya.

"Tuntutan aksi unjuk rasa kami ini bertujuan ingin diperlibatkan dalam hal kenerja kegiatan paket 1 pembangunan jaringan iragasi di tempat kami. Sebelumnya sudah ada unjuk rasa dengan menghentikan pekerja yang sedang beraktivitas, dan unjuk rasa itu di tanggapi oleh pihak PT Nandya Karya sesuai dengan pernyataan kedua pihak akan melakukan mediasi pada tanggal 4 Mei 2020 yang bertempat di Desa Kampung Tujuh atau Desa Pemuncak, "Terangnya.

"Hingga sampai saat ini belum ada pihak dari PT Nandya Karya menemui atau mengkonfirmasikan ke masyarakat terkait tanggapan mediasi yang sesuai dengan pernyataan unjuk rasa yang sebelumnya. maka dari itu kita hari ini melakukan aksi unjuk rasa lagi dengan menghentikan aktivitas kerjanya, "Jelasnya.

"Kami ingatkan lagi kepada pihak Pt. Nandya Karya kami akan melakukan aksi ujuk rasa yang lebih besar lagi sampai adanya kesepakan antara masyarakat dengan pihak PT Nandya Karya dan tujuan masyarakat ingin dilibatkan dalam mengawasi Dana yang cukup Besar karena masyarakat tidak ingin pembangunan jaringan irigasi paket satu jalan batang asai ini di jadikan ladang korupsi bagi pihak-pihak terkait dalam pengolaan pembangunan jaringan irigasi ini, "Tandasnya.(Igun)