Petro Cina di Tuding Ingkar Janji Kepada Warga Desa Teluk Rendah dan Menuding Warga Terindikasi Pemerasan

SAROLANGUN - Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono dan Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis beserta jajarannya Tinjau wilayah strategis pengeboran minyak milik BUMN Petro Cina yang bertempat di Desa Teluk Rendah, Kecamatan Cermin Nan Gedang (CNG), Kabupaten Sarolangun, Kamis (24/12/2020).

Peninjauan tersebut untuk memastikan situasi keamanan yang akan terjadi adanya bergejolak massa yang Terindikasi Pemerasan yang dilakukan oleh masyarakat setempat Kepada BUMN Petro Cina.

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono menjelaskan bahwa adanya kelompok kecil yang memanfaatkan masyarakat untuk meminta kompensasi Kepada perusahaan sehingga perusahaan milik Negara merasa terganggu, maka dari itu Kapolres Sarolangun menegaskan Negara tidak boleh kalah dengan kelompok-kelompok premanisme yang mengganggu Kamtibmas.

Kemudian dari Pernyataan Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono di bantah oleh Misi yang merupakan tokoh masyarakat Desa Teluk Rendah dengan tegas mengatakan. "Bahwa tidak akan menjadi premanisme pada perusahaan milik Negara tersebut, "Kata Misi dengan Tegas.

Misi Menjelaskan terdapat Sub Kontraktor PT Multi Persada Service yang ingkar janji setelah adanya kesepakatan bersama pada 7 bulan lalu dengan 10 Desa dalam Tiga kecamatan dengan ketentuan PT MPS yang bersedia memberikan Honor untuk pengamanan lancarnya operasional Sub Kontraktor PT Multi Persada Service." Seiring waktu perusahaan ingkar janji dan menuduh warga telah melakukan pemerasan, "Jelasnya.

Misi beserta masyarakat lainnya mengatakan perlu diketahui, persoalan ini tidak hanya menyeret warga Desa Teluk Rendah saja ."Terdapat 10 Desa yang berada dalam Tiga kecamatan di kabupaten Sarolangun Yaitu Kecamatan CNG, Pelawan serta Limun, "Pungkasnya.(dian)