SAROLANGUN - Terkait Pemberitaan di salah satu media TV yang memberitakan tentang Mantan Temenggung Tarib Orang SAD Kecamatan Air Hitam H Jailani yang memiliki uang bernilai 1,5 Milyar yang sempat di simpannya di Hutan yang di Kubur didalam Tanah menjadi Viral, Sabtu (03/07/2021).
Mantan Temenggung Tarib Orang SAD Kecamatan Air Hitam H Jailani mengaku kecawa karena di dalam pemberitaan tersebut tidak semuanya benar diantaranya menambah-nambahkan nominal uang, mendatangkan salahsatu kantor Bank.
Akibat pemberitaan tersebut, H Jailani beserta keluarganya merasa terancam dan takut keluar rumah karena darinya dianggap masih menyimpan uang nominal 1,5 Milyar itu. " Waktu itu sebelum Trans Masuk, Kita berusaha berotan di kebun tahun 1986 dan kita mempunyai uang 1 Milyar bukan 1,5 Milyar, "Kata H Jailani.
"Jadi saya bertanya di orang sekitar waktu di tahun itu dengan berkata ,Kiro-Kiro Kami Orang Rimbo Ini Nabung di Bank di Terimo Apo Tidak Dengan Orang Bank, Trus Orang Itu Menjawab diterimo Asal Persyaratan Lengkap Seperti KTP, KK, Kalau Dak Ado KTP dengan KK Dak Diterimo"jelasnya.
Kemudian, Uang Itu Sebanyak 1 Milyar dirinya Bungkus ke Plastik dan di simpan ke Hutan di Tahun 2000.
"Kemudian di Tahun 2008 Saya Mengambil Uang 1 Milyar itu untuk membeli dan membuat Kolam Ikan yang kebetulan waktu itu di Kunjungi Bupati di Hutan, Membeli Lahan Kebun, Membeli Motor Sebanyak 1 Orang Untuk Anak Saya, dan Bibit Ikan. Setelah membeli kebutuhan tersebut tersisalah uang itu sebesar Rp 460.000.000. Kemudian itu di tahun 2010 saya masuk islam dan saya ke Kabupaten Merangin untuk membeli mobil ternyata tidak jadi karena istri saya berkata dari pada beli mobil mendingan kita membuat rumah dan setelah rumah di buat uang saya yang 1 Milyar tersebut Habis tanpa tersisa, "Jelasnya.
Ditambahkan Jailani waktu itu ada salah satu oknum wartawan media TV datang menemui saya di rumah saya menanyakan masalah Bank dan media TV itu mangambil vidio di sekitaran Rumah.
Terkait Vidio yang di masukkan Ke TV itu bukan vidio saya itu vidio menyeluduk (Mengambil Vidio Secara Diam-Diam) karena di dalam TV tersebut cerita tentang saya yang berada di kebun tapi vidionya orang lain." Itu telah berbohong dan telah mencemarkan nama baik saya serta bahkan merasa terancam. Saya merasa terancam karena takut terkait vidio di TV itu ada Preman yang datang atau menculik saya ingin membunuh saya karena saya ada menyimpan uang Padahal tidak Ada dan sudah habis. Saya memohon kepada Pemerintah Desa maupun tingkat semua Pemerintah terkait hal itu sama dengan mencemar nama baik saya, "Ungkapnya.(Sr.dian)