SAROLANGUN - Puluhan Masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Pecinta Keadilan Kebenaran (APKK) Desa Karang Mendapo (Karmen), Kecamatan Pauh, menggelar Aksi Penyetopan Angkutan Tronton Batu Bara yang melintasi Jalan Sarolangun Tembesi, Kamis (25/11).
Pasalnya, Mereka menilai angkutan Tronton Batu Bara yang melintasi Jalan Sarolangun Tembesi sangat merugikan warga Pemukiman di Sepanjang Pinggir Jalan. Salah Satu Warga yang tergabung dalam APKK Desa Karang Mendapo, Supriadi Mulya menjelaskan bahwa Aksi kita ini merupakan aksi Penyetopan Angkutan Batu Bara yang melebihi Kapasitas Karena banyak masyarakat yang sangat resah, "Kata Supriadi Mulya.
"Masyarakat resah karena Angkutan Batu Bara yang melebihi Kapasaitas berdapak ke Pemukiman rumah warga yang saat ini banyak mengalami Keretakan dan juga Drenase di sepanjang jalan yang mengalami Kebuntuan serta menyempit akibatkan angkutan tronton batu bara yang melebihi kapasitas, "Jelasnya.
Dijeslakannya hal tersebut Menindak lanjuti keputusan gubernur dan seluruh Forkopimda provinsi Jambi yang memberlakukan keputusan bersama seluruh kepala daerah dalam pengendalian volume angkutan, yaitu membatasi muatan angkutan sesuai dengan Tonase mengalihkan jalur yang digunakan angkutan melalui Jalur Tempino,.
Kemudian itu, Andik yang juga merupakan masyarakat yang tergabung dalam APKK menginginkan agar penegakan hukum dapat bertindak tegas terhadap angkutan Tronton yang sangat leluasa melanggar oper kapasitas serta juga meminta untuk angkutan Tronton yang melintasi jalur di Desa Karmen agar tidak lagi melintas ."Karena sangat meresahkan sekali, "Tegasnya.(Sr.dian)