Oleh: LARAS
Bisnis merupakan suatu pengelolaan modal untuk mendapatkan sebuah keuntungan didalam perdagangan. Didalam bisnis kita tidak boleh menghandalkan untuk mendapatkan keuntungan saja ,tetapi dalam bisnis ini ada juga ruginya ketika kita berbisnis.
Indonesia adalah suatu Negara yang banyak mempunyai beragam bisnis baik dalam negeri maupun luar negeri.salah satunya adalah bisnis didalam negeri yang banyak diminati oleh masyarakat adalah bisnis dibidang makanan. karena makanan adalah suatu kebutuhan manusia yang harus dipenuhi. Bisnis makanan ini mempunyai peluang yang besar ,karena tentunya bisnis ini selalu berkembang dan setiap tahun bahkan dalam sebulan bisa ganti menu makanan sehingga masyarakat merasa tertarik untuk mencoba menu tersebut. Sehingga banyak orang yang berbondong bondong untuk membuka usaha makanan yang disukai oleh masyarakat tersebut.
Namun itu semua berbanding terbalik pada saat ini karena adanya wabah covid -19 yang ada ditengah masyarakat indonesia ,jadi sulit untuk para pengusaha makanan untuk berdagang karena masyarakat juga susah untuk keluar rumah bahkan tidak boleh untuk pergi ketempat restoran, rumah makan dan lain lainnya.sehingga omset pengusaha menjadi menurun .
Data analyst Moka Hutami Nadya mengatakan, dari jumlah total 15.000 sampai 20.000 outlet yang terdaftar di pihaknya, sekitar 37 persen pendapatannya turun. "Dari data yang kami kumpulkan ada 37 persen yang jumlah omzetnya menurun tapi ada juga merchant-merchant yang bisnisnya justru meningkat," ujarnya dalam live streaming, Rabu (15/4/2020). Dikutip dari (Kompas.com)
Ada beberapa yang bisa dilakukan oleh pengusaha makanan untuk masih bisa berjalan seperti biasa ,namun tidak semuanya bisa normal seperti biasanya.pertama , dengan cara online karena dengan cara berjualan dengan online mungkin itu bisa sedikit atau banyaknya membantu untuk berjualan sehingga konsumen bisa menikmati menu yang telah ada atau yang sudah kita post ke medsos dan memberikan promo dan free ongkir sekali pun ,walaupun harus secara online yang diantarkan oleh penjual itu sendiri atau grab food. Kedua , makanan dalam kemasan karena dengan cara dalam kemasan juga dapat menarik minat konsumen untuk mencoba makanan atau masakan tersebut hanya dengan cara dipanaskan kemasan makanan tersebut apabila itu sambal sambal yang perlu dipanaskan,jadi praktis dan konsumen merasa lebih gampang dimakan dari pada kita masak sendiri .
Semangat untuk semuanya khususnya para pengusaha di bidang makanan ingat rezeki itu sudah diatur oleh Allah SWT.
*Mahasiswi UIN STS Jambi