Jambi - Sejumlah buruh dari Federasi Hukatan KSBSI Provinsi Jambi melakukan aksi demo di Kantor Gubernur Jambi. Senin (5/6/2023). 

Mengenakan pakaian serba hijau, Federasi Hukatan KSBSI Provinsi Jambi ini meneriakan yel-yel sambil menyuarakan tuntutannya. 

Para buruh yang berjumlah sekitar 200 orang dalam aksi demo ini menuntut sejumlah hak kepada Gubernur Jambi Al Haris. 

Diketahui, yang melakukan demo di Kantor Gubernur Jambi ini merupakan buruh karet yang dikomandoi Federasi Hukatan KSBSI Provinsi Jambi. 

Ketua Korda Federasi Hukatan KSBSI Provinsi Jambi, Masta Aritonang meminta tuntutan para buruh karet ini segera dipenuhi. 

Ia berharap Pemerintah Provinsi Jambi lebih perhatikan petani karet dengan memperluas perkebunan karet karena beberapa tahun belakangan lahan karet banyak yang sudah beralih fungsi ke sawit. 

Kemudian, Masta juga meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi untuk memperhatikan karyawan yang di PHK dari perusahaan berjumlah kurang lebih 1.000 orang. 

Adapun perusahaan yang telah melakukan PHK seperti PT Angkasa, PT BHT, Djambi Waras, Rymco dan Hok Tong. 

"Dimana pemecatan massal ini, imbas dari kurangnya penghasilan karet yang ada di Provinsi Jambi," ujarnya, saat dikonfirmasi wartawan. 

Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Jambi untuk menaikkan harga karet agar para petani bisa bergairah lagi menanam karet. 

Adapun tiga tuntutan Federasi Hukatan KSBSI Provinsi Jambi yang diberikan untuk Gubernur Jambi yaitu:

1. Perluas Perkebunan karet di Provinsi Jambi

2. Buka lapangan kerja baru bagi buruh perusahaan karet yang sudah di PHK. 

3. Beri bantuan pada petani karet yang ada di Provinsi Jambi.