Jambi — Guna memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Provinsi Jambi, Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi menggelar rapat koordinasi strategis di Pendopo Peranginan Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (16/04) pagi.

Rapat yang dimulai sekitar pukul 07.45 WIB ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, M.H., Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar,  Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fatah, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc., serta sejumlah pejabat tinggi lainnya dari unsur Kejaksaan, BIN, BNN, Bea Cukai, Imigrasi, hingga Densus 88.

Dalam forum tersebut, Kapolda Jambi memaparkan sejumlah isu strategis nasional yang berdampak langsung terhadap kondisi keamanan daerah, mulai dari perang dagang global, kebijakan pemerintah pusat, hingga isu lokal seperti tambang ilegal, potensi konflik saat peringatan Hari Buruh (May Day), serta ketegangan antar kelompok tertentu seperti PWI dan FPI.

Gubernur Jambi dalam sambutannya menekankan pentingnya pertemuan ini untuk menyatukan persepsi antar lembaga, sekaligus menyampaikan langkah konkret dalam menangkal penyebaran judi online dan radikalisme di kalangan masyarakat, terutama generasi muda.

"Forum ini harus menjadi agenda rutin minimal tiga bulan sekali, agar kita semua selalu update dan selaras dalam menyikapi perkembangan isu-isu strategis yang berkembang di tengah masyarakat," ujar Gubernur.

Kapolda Jambi juga menambahkan bahwa dirinya telah membangun komunikasi aktif dengan berbagai tokoh agama sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Ia juga menekankan perlunya meningkatkan kewaspadaan menjelang momentum May Day dan menyikapi potensi konflik sosial di daerah.

Sementara itu, Danrem 042/Gapu menyambut baik inisiatif ini dan menyebutkan bahwa forum tersebut sangat efektif untuk memperkuat keakraban sekaligus merumuskan solusi atas potensi gangguan keamanan di Provinsi Jambi.

Rapat yang berlangsung hingga pukul 09.00 WIB ini berjalan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh peserta sepakat bahwa sinergi antarlembaga merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.