Merangin — Suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Selain pelaksanaan Sholat Idul Fitri, momentum hari kemenangan ini juga dimanfaatkan untuk pemberian Remisi Khusus Idul Fitri kepada ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta dibukanya layanan kunjungan lebaran bagi keluarga.
Kegiatan yang dipusatkan di Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Bangko ini dilaksanakan pada Sabtu malam (07/03/2026) pukul 19.20 WIB hingga 21.00 WIB, diikuti oleh petugas piket hari raya serta seluruh WBP Muslim.
Sholat Idul Fitri dipimpin oleh Imam dan Khotib, Ustadz Muhammad Riki, S.H., yang dalam khutbahnya mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.
Usai pelaksanaan sholat dan khutbah, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian Remisi Khusus Idul Fitri oleh Kepala Lapas Kelas IIB Bangko kepada 295 narapidana.
Rinciannya, sebanyak 82 orang menerima remisi 15 hari, 190 orang menerima remisi 1 bulan, 17 orang menerima remisi 1 bulan 15 hari, dan 6 orang menerima remisi 2 bulan.
Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan negara kepada narapidana yang telah menunjukkan perubahan perilaku positif selama menjalani masa pidana.
“Remisi ini adalah hak bagi warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif dan substantif. Kami berharap ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berperilaku baik, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik,” ujar Heri.
Tidak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian dan mempererat hubungan kekeluargaan, Kalapas juga memberikan bingkisan kepada warga binaan. Kegiatan ini menjadi simbol tali asih antara petugas dan WBP di momen hari raya.
Memasuki rangkaian berikutnya, Lapas Kelas IIB Bangko juga membuka layanan kunjungan lebaran hari pertama yang berlangsung dengan tertib dan lancar.
Dari total penghuni lapas sebanyak 419 orang, tercatat 102 WBP menerima kunjungan keluarga, terdiri dari 95 WBP laki-laki dan 7 WBP perempuan.
Adapun jumlah pengunjung yang hadir mencapai 341 orang, dengan rincian 72 laki-laki, 154 perempuan, dan 115 anak-anak. Layanan kunjungan lebaran ini direncanakan berlangsung selama empat hari guna memberikan kesempatan bagi keluarga untuk bersilaturahmi dengan warga binaan.
Kalapas Heri menambahkan bahwa layanan kunjungan lebaran ini merupakan bagian penting dalam pembinaan sosial bagi warga binaan.
“Kami memahami bahwa momen lebaran adalah waktu yang sangat berarti untuk berkumpul bersama keluarga. Oleh karena itu, kami membuka layanan kunjungan selama empat hari agar seluruh warga binaan dapat merasakan kebahagiaan Idul Fitri bersama keluarganya, tentunya dengan tetap memperhatikan keamanan dan ketertiban,” tambahnya.
Dengan rangkaian kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Bangko berharap semangat Idul Fitri dapat menjadi titik awal bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, mempererat hubungan dengan keluarga, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.(Les)