JAMBI – Kepolisian Daerah (Polda) Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan angka kriminalitas di wilayah hukumnya. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Apel Operasi (Ops) Jaran Siginjai 2026, yang digelar di lapangan hitam Mapolda Jambi, Rabu (23/09/2026) .
Kegiatan apel ops pasukan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si dan dihadiri Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Subandi, S.I.K., M.H., Karo Ops Polda Jambi Kombes Pol. Vendra Riviyanto, S.I.K., M.H., Kabid Propam Polda Jambi Kombes Pol. R. A. Sormin, S.I.K., Wadir Reskrimum Polda Jambi AKBP Imam Rachman, S.I.K., para Kasatgas serta personel yang terlibat dalam operasi.
Apel Gelar Ops Jaran Siginjai 2026 ini menjadi momen penting sebagai tanda dimulainya serangkaian langkah operasi kepolisian yang terencana, terkoordinasi, dan terarah. Kehadiran seluruh personel yang akan bertugas dalam operasi selama 20 (dua puluh hari) mulai tanggal 23 September sampai dengan 12 Oktober 2026 ini menunjukkan kesiapan penuh dari institusi Polda Jambi untuk turun ke lapangan dan bekerja secara maksimal demi menciptakan rasa aman bagi seluruh warga Jambi. Dalam arahannya, Wakapolda Jambi menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai target dan pembagian tugas yang telah ditentukan dengan penuh tanggung jawab.
“Target operasi sudah ditentukan dan tugas masing-masing personel juga sudah dijelaskan. Laksanakan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengutamakan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Brigjen Pol. K. Yani Sudarto. Wakapolda juga mengingatkan bahwa keselamatan personel merupakan bagian penting dari keberhasilan pelaksanaan operasi.
Ia meminta seluruh personel untuk senantiasa menjaga diri selama menjalankan tugas di lapangan. “Keberhasilan operasi bukan hanya dilihat dari capaian hasil, tetapi juga bagaimana seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan baik dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” tegasnya.
Selain itu, Wakapolda Jambi meminta seluruh personel menjadikan pelaksanaan Operasi Jaran Siginjai 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Setiap dukungan anggaran yang diterima personel juga harus digunakan dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan.
“Personel yang terlibat dalam operasi ini merupakan personel yang terpilih. Jadikan pelaksanaan tugas ini sebagai ladang ibadah dan laksanakan dengan penuh integritas. Setiap dukungan anggaran yang diterima agar dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Untuk memastikan pelaksanaan operasi berjalan efektif, Wakapolda juga menginstruksikan Biro Operasi Polda Jambi agar melakukan evaluasi setiap hari terhadap capaian yang telah dilaksanakan selama operasi.
“Evaluasi harus dilakukan setiap hari sehingga kita dapat mengetahui capaian, kendala, maupun langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan operasi,” lanjutnya.
Melalui Operasi Jaran Siginjai 2026, Polda Jambi berharap upaya kepolisian dalam mengungkap dan mencegah tindak pidana curanmor dapat semakin optimal, sehingga memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. “Semoga Operasi Jaran Siginjai 2026 dapat berjalan lancar dan memberikan output yang nyata dalam mengurangi, bahkan meniadakan tindak pidana curanmor di wilayah hukum Polda Jambi,” pungkas Wakapolda Jambi.(uya)