Merangin - Ratusan warga Batang Kibul, Kecamatan Tabir Barat, melakukan demontrasi di kantor Bupati Merangin, Rabu (25/9) siang. Warga mendesak agar permasalahan batas desa Batang Kibul dengan Sungai Tabir dapat diselesaikan dengan cepat.
Tampak Para pendemo mendatangi kantor Bupati menggunakan puluhan sepeda motor, dan beberap mobil. Bahkan mobil pendemo sampai didepan pintu kantor Bupati.
Tak hanya itu mobil pendemo pun masuk ke halaman kantor bupati.
Hampir tiga bulan mediasi dilakukan di Kecamatan dan Kabupaten namun belum ada penyelesaiannya. Kami dikasih tempo enam bulan untuk penyelesaian, sementara di bawah kami dijajah desa lain, kita sudah capek menunggu kepastian. Kami minta masalah ini diselesaikan," ujar salah seorang pengunjuk rasa dalam orasinya.
Lanjutnya Pendemo meminta cepat diselsaikan oleh Pemkab Merangin. Salah satu orator mengatakan, jika tidak mampu menyelesaikan masalah tapal batas itu, pindahkan saja mereke ke Kabupaten tetangga.
Apabila masalah itu tidak diselesaikan dengan cepat, tentu akan terjadi konflik sosial, Jika ini tidak diselaikan akan terjadi perang saudara. Dan jika permasalah ini selesai, maka kita akan aman," tambah orator lagi.
Massa yang berhasil memasuk halaman kantor Bupati meminta ketemu langsung dengan Bupati dan tidak menolak melakukan mediasi dengan siapa pun.
Meskipun terlihat Kapolres Merangin, Sekda Merangin dan juga anggota dewan yang berasal dari wilayah pemilihan setempat berupaya melakukan mediasi namun tidak dihiraukan warga.
"Kami hanya ingin bertemu dengan pemimpin Merangin yaitu Bupati untuk menyelesaikan masalah ini, jika tidak ada hari ini sampai besok kami tunggu," ujarnya.
Warga berencana bertahan di depan kantor Bupati, hingga Bupati langsung menemui mereka. Tampak persiapan masak pun sudah di siapakah warga. Bahkan kayu api untuk persiapan masak juga sudah di bawa warga. (Les)