Sarolangun- Kemarau panjang yang melanda provinsi jambi membuat petani sawah disarolangun melakukan penundaan tanam cukup panjang.
Setelah adanya tanda tanda musim kemarau hampir usai dilalui petani sawah kelompok pemancar di kelurahan Suka Sari kecamatan Sarolangun kembali beraktifitas menanam padi dalam satu pekan setelah menunda tanam hingga 3 bulan terakhir.
Kelompok tani sawah pemancar termasuk kelompok tani yang pertama kalinya melakukan tanam benih padi di kabupaten sarolangun disaat petani lainya masih membajak sawah.
Yadi petani sawah di kelurahan suka sari menjelaskan sudah satu pekan terakhir melakukan penanaman benih padi tadah hujan.
"Penanaman kita mulai sejak satu minggu terakhir bang dan sebelumnya kita tanam namun kekeringan " jelas Yadi belum lama ini.
Dengan menggunakan traktor dan manual yang dibantu babinsa suka sari serda Aan Satria kelompok tani pemancar merupakan petani yang perdana melakukan tanam padi di kabupaten Sarolangun paska musim kemarau yang melanda provinsi jambi.
"Iya bang kita dibantu babinsa dan perdana tanam dari yang lainya"tambahnya.
Untuk mencukupi kebutuhan air petani melakukan penyedotan air sungai menggunakan mesin pompa."Kami padi tadah hujan dan dibantu air dengan mesin"
Sementara serda Aan Satria babinsa suka sari yang ikut membantu melakukan penanaman benih sawah dilakukannya dalam sepekan paska musim kemarau.
Dimusim kemarau petani di suka sari dalam binaan babinsa serda Aan Satria telah mengajak petani untuk membajak sawah dan saat ini melakukan tanam untuk memenuhi indeks pertanaman (IP).
"Di tahun ini IP kita menurun karena musim kemarau panjang,untuk memenuhinya kita lakukan tanam lebih dulu dari yang lainya." Jelas serda Aan Satria babinsa Suka Sari.(Gun)