SAROLANGUN – Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Sarolangun, Dinas Lingkungan Hidup (Dlh) menggelar acara sosialisasi bagi para peserta Kebijakan Strategi daerah (Jakstrada) tingkat Kelurahan, Kecamatan Sarolangun. Rabu (4/12/2019) sekitar pukul 09.00 Wib.

Acara yang bertempat di Aula Kantor Lurah Kelurahan Sukasari Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi-Indonesia, di hadiri langsung oleh Sugeng Mulyadi selaku Kabid pengelolaan sampah LB 3, Ester Indola selaku Kasi pengelolaan dan penanganan sampah, Mona Kabiansyah selaku ketua Komunitas Sidalang, dan para peserta Jakstrada.

Mengenai kegiatan sosialisasi ini Sugeng Mulyadi mengatakan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini Bupati Kabupaten Sarolangun H.Cek Endra, yang dibuat dalam kebijakan strategi daerah mengenai pengelolaan sampah.

“ Tujuannya yaitu untuk mengurangi persentasi timbul nya sampah yang akan dibuang di TPA, jadi kita mulai pengurangan itu di bagian umum dan dari sektor sampah Rumah Tangga.” Terang Sugeng Mulyadi selaku Kabid Pengelolaan Sampah LB 3.

Kemudian dia juga menambahkan “ Bahwa sampah itu tidak langsung di buang karena besar kemungkinan masih bisa kita manfaat-kan terutama sampah pelastik, kemudian untuk peserta masing-masing kelurahan kita batasi sebanyak 31 orang. “ Tambahnya.

Kemudian Narasumber dari Ketua Komunitas Sidalang, Mona Kabiansyah juga menyampai-kan bahwa pada kesempatan kali ini,

“Kebetulan ini adalah kegiatan dari DLH Kabupaten Sarolangun Sosialisasi Jakstrada, Saya di tunjuk sebagai Bimbingan tekhnis (Bimtek) 3R, karena di Kelurahan Sukasari ini cukup aktif dalam kegiatan daur ulang sampah, jadi kita pokus pada diskusi tanya jawab dan tukar pikiran.” Terang Mona Kabiansyah selaku Narasumber.

Lurah Kelurahan Sukasari Kisom menyampai-kan harapan nya kepada para peserta husus-nya pegiat sampah yang ada di Kelurahan Sukasari, dan menghimbau supaya pemanfaatan sampah-sampah pelastik yang sifat nya bisa di daur ulang dan menjadi kerajinan tangan sehingga bisa meningkat-kan ekonomi Ibu Rumah Tangga.

“ Kemudian untuk masalah sampah sehingga tidak-ada penumpukan, dan apabila ada sampah yang di buang di Tps setempat sehingga cepat diangkut ke-Tpa setempat sehingga kita bisa memilah sampah-sampah mana yang bisa di manfaat-kan dan mana yang langsung di bawa oleh petugas ke pembuangan tempat terakhir, sehingga lingkungan dalam Kelurahan Sukasari menjadi bersih sehingga terhindar dari penyakit dan penyumbatan di got-got yang ada di Kelurahan.” Terang nya.(cr2/Gun)