Puskemas Muara Tembesi Kekurangan Tenaga Dokter Umum
Halojambinews : Puskesmas Muara Tembesi Kecamatan Muara Tembesi, kekurangan dokter umum untuk melayani pasien rawat jalan serta rawat inap. Sekarang yang bekerja hanya dua dokter umum.
Kondisi banyaknya pasien rawat jalan yang berjumlah rata-rata 100 pasien perhari ditambah menangani pasien rawat inap, membuat kewalahan kedua dokter tersebut. Idealnya, di Puskesmas Muara Tembesi, harus ada 3 dokter umum. Hal ini dikatakan Kepala Puskesmas Muara Tembesi, Syafruddin, kepada Halo Jambinews, Minggu (23/02/2020).
" Kami masih memerlukan satu dokter umum untuk melayani pasien." kata Syafruddin. Diterangkannya, kedua dokter tersebut bekerja dari pagi hingga sore.
Pada malam ketika mereka istirahat, ada hal yang darurat dan butuh penanganan media, mereka akan datang ke puskesmas. " Melihat keadaan tersebut, rata-rata satu dokter bekerja 24 jam. Dan tentu hal ini melelahkan.
Kalau ditambah satu dokter umum lagi, maka shift malam akan standby satu dokter untuk rawat inap maupun instalasi gawat darurat (IGD)." terang Syafruddin. Dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinkes Batanghari supaya hal ini bisa terkondisikan. " Sudah saya koordinasikan dengan Pemkab Batanghari, yaitu Dinkes Batanghari. Saya berharap, secepatnya dapat terkondisikan." harapnya.
Ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batanghari, dr. Elfi Yennie, kekurangan dokter umum tersebut yang juga dialami oleh puskesmas lainnya, sedang diupayakan. " Memang idealnya di setiap puskesmas, apalagi ada bagian rawat inapnya, dokter umumnya 3 orang.
Kami sedang mengupayakan untuk menambah kekurangan dokter itu secepatnya. Sekarang sedang tahap proses" pungkas Elfi. ( Fri)