Dampak covid-19 Ekonomi warga turun drastis Pemkab siapkan beras untuk warga selama tiga bulan sekali

 

Sarolangun-halojambi.id Dampak ekonomi masyarakat menengah kebawah mengalami kesulitan akibat relaisasi dari virus corona atau Covid-19, untuk meringankan beban warga pemkab Sarolangun akan membagiian sembako berupa beras, ukuran 20kg untuk masyarakat miskin  sebanyak 14 ribu kepala keluarga, sebagai dampak dari Covid-19.

 

Ekonomi masyarakat menengah kebawah sangat terasa sulit akibat musibah wabah corona yang semerbak, sehingga adanya pembatasan warga untuk beraktifitas diluar sehingga mengakibatkan matinya ekonomi masyarakat menengah kebawah. dari pedagang kecil, tukang cukur rambut, hingga petani karetpun menjerit, semua ekonomi merosot drastis.

 

Menyikapi hal tersebut pemerintah kabupaten Sarolangu H. bupati Sarolangun cek Endra mengatakan" Salah satu langkah dan upaya yang dilakukan, ditengah situasi pencegahan Covid-19 ditengah masyarakat.

 

pemkab Sarolangun akan menyalurkan bantuan beras  sebanyak 14000 kepala keluarga  miskin, yang tersebar di 10 kecamatan dan 149 desa dan 10 kelurahan"kata bupati".

 

Cek endra menjelaskan bantuan beras akan disiapkan untuk masyarakat miskin yang terdampak  langsung dengan ekonomi, masing masing akan mendapatkan 20kg beras per kepala keluarga, selama tiga bulan, terhitung dari bulan april, mei hingga juni 2020.

 

penyaluran bantuan beras ini melalui anggaran yang bersumber dari APBD tahun 2020, serta melalui dana pengalihan dana dari perjalanan dinas disetiap instansi yang dipangkas 20 persen"Tuturnya" .

 

Bantuan tersebut diberi  sebagai bentuk upaya perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang mengalami dampak ekonomi langsung, dan akan disalurkan ditahap pertama sebelum memasuki bulan suci ramadhan, tahap kedua sebelum idul fitri dan tahap ketiga setelah idul fitri.(Gun)