Tembesi - Diduga serangan jantung, M. Ja'far (54), seorang pedagang kalangan yang berasal dari Aceh, warga RT 04 LK II Pal 5 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi, meninggal dunia dalam perjalanan menuju Puskesmas Muara Tembesi. Sebelum meninggal, Ja'far di antar oleh beberapa tetangganya yang berprofesi sesama pedagang.

Salah satu warga yang ikut mengantarkan, Jon, mengutarakan kepada Halojambinews, sebelum meninggal, sore hari menjelang Maghrib, dia melihat kontrakan yang dihuni oleh pria sebatang kara ini, lampunya belum hidup. Apalagi barang dagangannya masih tergeletak di depan kontrakan. Merasa heran, akhirnya Jon berusaha untuk melihat M. Ja'far di dalam kontrakannya.

" Saya heran, kog udah Maghrib lampu M. Ja'far belum hidup. Barangan dagangannya berupa sandal, masih tergeletak diuar. Akhirnya saya dan tetangga lainnya berusaha melihat keadaan M.jafar." kata Jon.

Ketika sampai di dalam, mereka melihat pedagang asal Aceh ini terbaring lemah. Melihat hal tersebut, akhirnya Jon dan warga lainnya, berinisiatif membawa M. Ja'far ke Puskesmas Muara Tembesi.

" Namun ketika dalam perjalanan, tetangga saya ini sudah meninggal dunia." terang Jon lagi.

Setelah dialakukan visum luar serta perawatan jenazah oleh pihak IGD Puskesmas Muara Tembesi, akhirnya jenazah M. Ja'far dibawa ke RSUD Hamba Muara Bulian. Karena sebatang kara dan tak ada kontak yang bisa dihubungi, nanti akan diurus oleh Dinas Sosial Kabupaten Batang Hari.

Kapolsek Muara Tembesi AKP Suwondo,SH, melalu Kanit Reskrim Aipda Amir, ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa M. Ja'far meninggal dunia ketika dalam perjalanan menuju Puskesmas Muara Tembesi.

" Benar. Berdasarkan pemeriksaan patugas IGD, Almarhum meninggal ketika sedang dalam perjalanan. Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh Almarhum M. Ja'far. Jenazah diserahkan ke RSUD Hamba Muara Bulian" terang Kanit. (Fri)