Tembesi - M. Ja'far (54) seorang pedagang sandal warga RT 04 LK II Kelurahan Kampung Baru Muara Tembesi Kecamatan Muara Tembesi, yang meninggal karena serangan jantung ketika diantar warga menuju Puskemas Muara Tembesi, Selasa Malam (21/04/2020), akhirnya dikebumikan warga Rabu malam (22/04/2020) di Pemakaman Bumi Ayu Kampung Baru.

Sebelumnya, seperti yang diberitakan Halojambinews, M. Ja'far yang tinggal sendirian dikontrakannya, ketika dalam perjalanan menuju Puskesmas diantar warga dan sesama pedagang, menghembuskan nafasnya yang terakhir, setelah mendapatkan visum luar oleh petugas IGD Puskesmas Muara Tembesi, akhirnya jenazah di bawa ke RSUD Hamba Muara Bulian, karena tak ada sanak saudara serta keluarga yang bisa dikontak.

Atas kesepakatan pemuda RT 04, 03, 05, serta 13 LK II Kelurahan Kampung Baru serta Imam Mesjid Nurul Iman, serta Polsek Muara Tembesi, akhirnya jenazah M. Ja'far yang sempat bermalam di RSUD Hamba, dijemput untuk dimakamkan di Pemakaman Bumi Ayu Kelurahan Kampung Baru.

Salah satu tokoh pemuda, Indro Ali Widodo (37), kepada Halojambinews, mengatakan kesepakatan ini berawal dari rasa kemanusiaan dan tanggungjawab sesama Muslim.

" Almarhum yang sebatang kara, wajib hukumnya kami pemuda dan warga mengurus pemakamannya. Hal tersebut karena sesama warga serta sesama Muslim." kata Indro.

Kapolsek Muara Tembesi AKP Suwondo, SH, melalui Babinkantibmas Kelurahan Kampung Baru Bripka Deddy Kurniawan, mengatakan bahwa proses penjemputan jenazah bersama warga ke RSUD Hamba Muara Bulian sampai pemakaman jenazah M. Ja'far, berjalan baik.

" Alhamdulillah, proses pengenalan penjemputan jenazah sampai pemakaman, berjalan secara lancar dan baik" kata Deddy.

Di samping itu, pihak Polsek Muara Tembesi, sudah berkoordinasi dengan kecamatan maupun kelurahan atas niat warga yang memakamkan jenazah M. Ja'far serta memberikan penjelasan kepada warga sekitar agar tidak panik karena kematian M. Ja'far tidak terkait dengan covid-19.(Fri)