Batanghari - Kalau kita mengunjungi Desa Pulau Kecamatan Muara Tembesi, pasti akan menemui Batang Buah Sawo yang letaknya berjejer di pinggiran Sungai Batang Hari. Nuansa yang ditimbulkan dari rimbunnya Batang Sawo ini menimbulkan kesejukan yang luar biasa. Tampak di bawah batang yang buahnya mengandung vitamin c yang tinggi ini, warga duduk berteduh sambil memandang lepas menatap indahnya Sungai Batang Hari.

Informasi yang didapatkan Halojambinews, buah sawo yang bernama latin Manilkara Zapota yang berasal dari Mexico dan Kepulauan Karibia ini, setiap rumah banyak yang memiliki batang ini. Di samping buahnya untuk dikonsumsi sendiri, ada juga yang dijual untuk menambah pendapatan. 

Salah seorang warga, Abu Samah, mengatakan, sejak tahun 1940, ketika masih Dusun II Rambutan Masam, masyarakat sudah menanam buah yang juga mengandung Vitamin A ini.

" Batang Sawo sudah ditanami warga sejak 1940 nan silam. Lihatlah, batangnya banyak yang tinggi besar dan sudah tua." kata Abu Samah.

Buah Sawo yang dihasilkan di desa yang merupakan saudara dari Desa rambutan Masam ini, buahnya sangat manis serta mampu menghilangkan rasa haus di tengah teriknya kemarau. Juga bisa menambah energi tubuh, melancarkan pencernaan dan menguatkan tulang.(Fri)