Jalur Laut di Tanjungjabung Barat Masih Aman Dari Covid 19

KUALATUNGKAL, Halojambi.id-Pandemi Covid 19 hingga saat ini masih mengganas "memakan" banyak korban di merata dunia, tanda-tanda yang memperlihatkan virus tersebut telah melemah belum ada satupun hasil analisa medis yang merekomendasikan hal ini.

Upaya pencegahan dan penanggulangan terus dilakukan pemerintah bersama elemenen masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran Corona. Untuk wilayah Tanjungjabung Barat melalui payung hukum yang telah dimiliki daerah ini dengan telah dikeluarkannya peraturan daerah tentang Penanganan Covid-19 telah menguatkan semangat dan konsentrasi pemerintah dan jajarannya guna bersama-sama masyarakat melawan virus Corona melalui pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat hingga dapat menekan tingkat penularan yang berpotensi terjadi melalui dua jalur masuk daerah ini, baik akses darat maupun laut.

Sebagaimana yang dipantau Halojambi.id Jumat (13/11) di Pelabuhan LLASDP Tanjungjabung Barat diketahui Posko Covid 19 ditempat di pelabuhan oleh Pemkab Tanjungjabung Barat sebagai upaya pemerintah daerah melakukan upaya pencegahan dan antipasi penyebaran Corona melalui jalur laut dengan melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap penumpang transportasi laut/sungai yang tiba dari perjalanan.

"Posko ini memberikan pelayanan kesehatan dan penerapan protokol kesehatan selama pandemi Covid 19 berlangsung, terhadap penumpang transportasi laut yang baru saja dari perjalanan. Kegiatan Posko dibuka mulai pukul 08.00 hingga pukul 17.00 Wib selama ada aktivitas kedatangan penumpang laut/sungai," ujar Penanggungjawab UPTD-LLASDP Tanjungjabung Barat Andi Gusmanto kepada Halojambi.id saat dikonfirmasi.

Menurut Andi setiap penumpang yang masuk pelabuhan diminta mentaati protokol kesehatan yang berlaku, wilayah Pelabuhan LLASDP Tanjungjabung Barat menjadi area wajib masker bagi sengunjung pelabuhan baik yang akan bepergian maupun yang datang dari perjalanan.

"di sini kita menyedia sarana guna pelaksanaan protokol kesehatan terhadap penumpang, yaitu disedia tempat cuci tangan dan setiap penumpang transportasi laut yang baru tiba dipelabuhan di periksa suhu tubuh, jika suhu tubuhnya normal dipersilakan melanjutkan perjalanan keluar pelabuhan," ungkap Andi.

Menambahkan keterangan Andi mengatakan selama Posko Covid 19 diaktifkan di Pelabuhan LLASDP pihak belum menemukan ada penumpang kapal/perahu motor yang kondisi kesehatannya mencurigakan.

"Dari penumpang yang naik ke pelabuhan saat dilakukan pengukuran suhu tubuh, normal, sejauh ini jalur laut masih aman, belum ada laporan ada penumpang yang terpapar Covid," sebutnya.

Tim medis dari Puskesmas Kualatungkal 2 yang ditugaskan melakukan pelayanan medis di Posko ini melakukan pengukuran suhu penumpang yang baru baik pelabuhan setiap harinya dari berbagai perjalanan, saat terpantau Halojambi.id tengah sibuk menghadapi penumpang dari luar daerah dengan mengukur suhu tubuh dan mencatat asal dan riwayat perjalanan penumpang.

"Selama bertugas di sini kami senang-senang saja melayani masyarakat yang baru pulang dari bepergian, soal khawatiran terpapar virus Corona dimana pun berada tentu khawatir, pasti khawatirlah, ingat keluarga di rumah namun kami mengutamakan tanggungjawab pekerjaan kemanusiaan sebagai anggota tim medis harus bekerja profesional," Staf Puskesmas Kualatungkal 2 Alfani Saputra, kepada Halojambi.id.

Juru bicara Satgas Penanganan Covid 19 Tanjungjabung Barat H Taharudin saat dikonfirmasi Sabtu (14/11) terkait potensi penularan Covid 19 melalui jalur laut, mengatakan bahwa guna mengantisipasi penularan virus Corona dari jalur sejak awal kemunculan pandemi Covid 19 tersebut pemerintah daerah telah mengaktifkan kegiatan Posko Covid 19 di Pelabuhan guna memantau pergerakan penumpang yang naik kepelabuhan dengan pemeriksaan suhu tubuh.

" Namun sejauh belum ada ditemukan penularan dari jalur laut, belum ada klaster perjalanan," ucapnya, menutup keterangan.(ifa)