Jambi - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jambi menggelar rapat koordinasi persiapan penyelenggaraan angkutan natal dan tahun baru (Nataru) 2021.
Bertempat di aula serba guna Dishub Provinsi Jambi, Rabu (2/12/2020), kegiatan ini dihadiri seluruh perwakilan Dishub Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dan Ditlantas Polda Jambi.
Kabid Perhubungan Darat Dishub Provinsi Jambi, Wing Gunariadi menyampaikan liburan cuti bersama telah direvisi dari Pemerintah Pusat yang seharusnya dari tanggal 24 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021 dipangkas 3 hari 28-30 Desember 2020 tidak libur.
Adapun liburnya menjadi 24 - 27 Desember 2020 liburan natal dan 31 Desember 2020 - 3 Januari 2021 liburan tahun baru.
Dengan adanya ketentuan baru tersebut, pihaknya merubah pola pembatasan lalu lintas di Provinsi Jambi.
Dalam rapat ini, Wing mengatakan pihaknya fokus terhadap jalan lalu lintas yang rawan kecelakaan, longsor dan banjir. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan BP2JN masing-masing wilayah untuk mengantisipasi kejadian tersebut.
"Jika sewaktu-waktu terjadi banjir atau longsor, kita telah koordinasi dengan BP2JN untuk mensiagakan alat berat untuk membantu agar lebih cepat diatasi," ujarnya.
Tidak hanya itu saja, pihaknya juga akan melakukan Ram cek (pemeriksaan fisik dan kelengkapan surat) dan menerapkan protokol kesehatan pada setiap bus di terminal.
"Jumlah penumpang bus tetap kita batasi sesuai protokol kesehatan yakni hanya 85 persen, sehingga ada pembatasan jarak," tuturnya.
Dijelaskannya, pembatasan jarak di dalam bus bertujuan untuk menghindari kluster baru pada liburan Nataru kali ini.
Dengan adanya penerapan libur terbaru ini, Wing memprediksi angkutan penumpang tampaknya tidak akan terjadi lonjakan kenaikan yang cukup signifikan.
"karena waktu cuti yang sebentar, jumlah penumpang tidak akan terjadi kenaikan yang signifikan," sebutnya.
Ia menambahkan pihaknya juga akan membangun posko penjagaan dan pelayanan di beberapa titik wilayah di Provinsi Jambi seperti salah satunya di Kota Jambi terdapat 7 posko.
"Posko ini dibangun untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," tandasnya. (uya)