Jambi - Dinas Perhubungan Provinsi Jambi berencana akan menambah fasilitas aplikasi Global Positioning System (GPS) pada bus Trans Siginjai agar memudahkan penumpang untuk melihat keberadaannya.
Kabid Perhubungan Darat Dishub Provinsi Jambi, Wing Gunariadi menyampaikan inovasi terbaru ini diciptakan dikarenakan meningkatnya jumlah penumpang setiap tahun. Maka, sesuai dengan UU No. 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, Pemerintah berkewajiban menyediakan angkutan umum yang layak dan terjangkau.
"Selain kita berikan subsidi ke masyarakat, kita juga akan membuat inovasi terbaru dengan menambah fasilitas GPS pada bus Trans Siginjai," ujarnya, Kamis (3/12/2020).
Dijelaskan Wing, nantinya setiap halte portable akan dipasang papan jadwal pengumuman bus Trans Siginjai agar penumpang mengetahui kedatangan dan keberangkatan bus.
"pemasangan jadwal ini dilakukan secara bertahap di halte, gunanya agar masyarakat tau jam berapa bus akan datang dan berangkat," jelasnya.
Ia mengatakan inovasi terbaru ini diluncurkan karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi ingin bus Trans Siginjai benar-benar digunakan layaknya milik masyarakat sendiri.
Tidak hanya itu saja, nantinya halte bus Trans Siginjai juga akan ditambah di tempat-tempat pusat sentra perbelanjaan.
Ia menyebutkan saat ini Dishub Jambi juga telah menambah 18 halte untuk bus Trans Siginjai. Dimana, sebelumnya bus Trans Siginjai telah terdapat 19 halte pada koridor I dan 20 halte pada koridor II.
"Tahun ini tambahan 18 halte ini dibagi dua, 8 halte untuk koridor I dan 10 halte untuk koridor II," sebutnya.
Wing menambahkan pihaknya juga akan mengkaji terlebih dahulu penambahan fasilitas GPS dengan kondisi masyarakat saat ini. Sebab, jangan sampai fasilitas yang telah disediakan masih ada sebagian masyarakat tidak bisa menggunakannya. (uya)