Halojambinews : Tanah kosong milik Polsek Muara Tembesi yang luasnya setengah hektar yang dulunya merupakan lahan semak belukar, di pinggir lintas Muara Tembesi-Bungo, sekarang sudah menjadi pasar mini.
Di sana ada yang berjualan makanan ataupun minuman, sembako, buah-buahnan maupun kebutuhan masyarakat lainnya. Pemanfaatan lahan kosong milik Polsek Tembesi lama ini, merupakan inisiatif dari Kapolsek Muara Tembesi AKP Suwondo, SH. Hal ini diungkapkannya kepada Halojambinews, Selasa (26/01/2021).
" Benar. Tanah tersebut, dulunya hanya semak belukar. Daripada kosong, saya berniat untuk mengisi lahan tersebut yang bagi bagi masyarakat. Oleh karena itu, saya undang warga yang ingin berdagang untuk dapat membuat warung di sana. Sekarang sudah ada 10 warung yang jualan 1 X 24 jam. Seperti jualan pecel lele, nasi uduk, nasi goreng, minuman kopi, teh, atau lainnya. Malahan ada yang jualan sembako, buah-buahan sampai minyak eceran" ungkap Suwondo.
Setiap pedagang yang mendirikan warung dengan biaya sendiri, dengan kesempatan yang sudah diberikan kesempatan memberikan kontribusi balik kepada kapolsek semampunya.
" Ya. Dengan tidak memberatkan pedagang, mereka memberikan kontribusi kepada Polsek Muara Tembesi. Ditulis ya, bukan untuk saya, akan tetapi untuk Polsek yang dipergunakan setiap hari. Mereka memberikan kontribusi setiap bulan 200 ribu rupiah" ujar Suwondo.
Lanjutnya, kontribusi pedagang setiap bulan tersebut dipergunakan bagi dapur polsek untuk menyediakan makan dan minum setiap hari.
" Kita belikan kebutuhan untuk dapur polsek, seperti beras, sembako termasuk kopi, teh dan gula. Di samping untuk anggota, juga dapur ini juga diperuntukan bagi masyarakat yang datang ke polsek. Bagi yang makan dan ngopi, silahkan. Malahan di sini juga sering makan saudara-saudara kita Suku Anak Dalam." pungkas Suwondo. (Ve er)