SAROLANGUN JAMBI - Pemerintah Kabupaten Sarolangun Melalui Sekretariat Daerah (Sekda) Ir. Endang Abdul Naser melayangkan Surat Teguran terkait Stockpile Batu splite yang digunakan untuk Pembangunan Jalan Samhu Tani di Desa Karang Mendapo, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Sekda Sarolangun Menyurati Stockpile Batu Splite tersebut yang digunakan untuk Pembangunan Jalan Samhu Tani di Desa Karang mendapo tersebut  terkait tidak adanya perizinan Stockpile Batu Splite yang saat ini masih beroperasi yang di miliki oleh PT. Abun Sendi.

"Surat Teguran ini menindaklanjuti hasil minitoring lapangan Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) di Desa Karang Mendapo, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Untuk diketahui, PT. Abun Sendi telah membangun Stockpile Batu Splite yang belum memiliki Periziman Rekomendasi Kesesuaian Tata Ruang, "Kata Ir. Endang Abdul Naser.

"Selain itu, Lokasi tersebut berada pada peruntukan kawasan pemukiman yang berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Sarolangun No 2 Tahun 2014  tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Sarolangun Tahun 2014-2034 pasal 119 ayat 2 huruf C angka 1 yang berbunyi kegiatan yang mempunyai intensitas besar yang mengganggu fungsi kawasan pemukiman merupakan kegiatan yang dilarang, "Jelasnya

Atas hal itu,pihaknya memberikan surat peringatan agar PT. Abun Sendi menghentikan seluruh aktivitas pada Stokpile yang di maksud." Kepada PT Abun Sendi agar memenuhi perizinan Rekomendasi Tata Ruang Guna Pemindahan Stockpile tersebut, "Ungkapnya. 

Saat media melakukan Investigasi langsung ke lokasi stockpile di Desa Karang Mendapo untuk meminta klarifikasi terkait aktivitas PT Abun Sendi di Stockpile milik perusahaan tersebut pihak PT Abun Sendi tidak ditemukan hanya karyawannya saja.

Saat ditanya dilokasi, salah satu karyawan mengatakan bahwa penanggungjawab kegiatan sedang keluar dan saat dikonfirmasi pada hari jumat sore 16-07-2021 mengatakan kepada media ini bahwa mereka masih melakukan aktivitas seperti biasa.

"Kami masih beroperasi seperti biaso lah,". jawab salah satu karyawan yang saat itu di lokasi.(Sr.dian)