SAROLANGUN - Proyek Aspirasi Reses Anggota DPRD kabupaten Sarolangun, setiap tahun selalu menjadi pembahasan anggota DPRD disetiap dapil daerah pemilihan, bahkan dalam reses pengajuan pembangunan tidak menutup kemungkinan bakal menjadi proyek bagi anggota DPRD tersebut.
Proyek Reses pembangunan Rigit beton desa Mandiangin pasar kecamatan Mandiangin misalnya, proyek Reses tersebut dikerjakan tanpa papan merk dan sepanjang 70 meter, yang diduga menjadi proyek wakil anggota DPRD Sarolangun Aang purnama.
Proyek Reses tersebut menurut pekerja berinisial U menjelaskan, setiap tahunnya selalu mengerjakan proyek pekerjaan yang dikendalikan oleh wakil DPRD Sarolangun Aang purnama, U mengaku tidak asing dengan wakil DPRD dapil Mandiangin tersebut, menurutnya, setiap tahun U selalu mengikuti proyek yang dikendalikan oleh Aang Purnama.
U menjelaskan telah lama mengenal Aang Purnama dan ikut mengerjakan proyek pekerjaanya, U mengaku mengerjakan dua proyek jalan rabat beton milik Wakil Ketua DPRD Sarolangun Aang Purnama di kecamatan Mandiangin. "Sudah lama saya tau dengan pak Aang bang, ini pekerjaannya dan kami ada dua pekerjaan milik pak Aang yang dikerjakan di kecamatan mandiangin" Sebut U pekerja proyek diduga milik wakil dewan tersebut .
Selain itu disebutkan U menjelaskan Wakil rakyat tersebut jarang melihat kelokasi melainkan ada orang yang dipercayai untuk mengawas pekerjaan ini, pekerjaan jalan rigit beton ini memiliki panjang 70 meter dengan lebar 4 meter, tidak menggunakan batu split namun menggunakan sirtu.
" Pak aang jarang bang kesini, palingan pengawasnya saja yang kesini, selain itu pekerjaan ini panjangnya 70 meter tidak gunakan split melainkan sirtu " Jelas U dalam perbincanganya.
Sementara Aang Purnama Wakil ketua DPRD Sarolangun saat dijumpai diruang kerjanya tidak mengakui proyek tersebut miliknya.
Aang berkilah itu proyek Reses dewan dan dewan hanya membantu masyaraakat, namun untuk pekerjaanya aang mengaku tidak mengetahui siapa yang mengerjakannya, Aang membantah semua tudingan tersebut.
" Itukan perkampungan masyarakat, saya hanya menampung aspirasi warga, dan soal pekerjaan saya tidak tahu,itukan pekerjaanya teknis melalui dinas PU "jelas Aang Purnama.
Tidak hanya itu sebagai wakil rakyat yang memiliki peran dalam pengawasan, disayangkan Aang purnama mengaku tidak mengetahui berapa panjang dan anggaran yang dikucurkan untuk pekerjaan jalan rigit beton.
"Saya kalau pekerjaan tidak mengetahui seperti apa, berapa volume dan jumlah Anggaran nya" jelas Aang saat di mintai keterangan.
Tidak hanya itu Aang mengaku sudah banyak membantu masyarakat, dan jalan dimandiangin karena jalan tersebut becek dan rusak, sehingga melalui Aang purnama meminta agar proyek aspirasi reses dewan ini dapat dilaksanakan.
Selain itu Aang mengaku banyak tanah milik orang tuanya di Mandiangin dan pekerjaan tersebut dekat dengan bedeng miliknya di desa Mandiangin pasar kecamatan Mandiangin.
"Karena saya sering bantu warga, untuk perbaikan jalan rusak, saya bantu, sementara pekerjaanya sayapun tidak tahu,siapa yang bekerja saya tidak kenal, saya akui tanah orang tua saya banyak dimandiangin, selain itu pekerjaan dekat dengan bedeng saya " jelas Aang purnama saat ditemui Senin 9/08.(Sr.dian)