Penggunaan Dana BOS SMP 11 Tanjab Timur Dipertanyakan
TANJABTIMUR -HALOJAMBI.ID Penyelewengan Dana BOS ditengah masa pandemi Covid-19 akan sangat menjadi perhatian kita semua. Begitu juga dengan Himpunan Wartawan Daerah (Hiwada) Kabupten Tanjung Jabung Timur, melakukan investigasi serius dalam mengungkap penyelewengan yang dilakukan pihak sekolah.
Mark-up anggaran dan adanya surat penanggung jawaban (SPJ) fiktif akan menjadi perhatian khusus segenap insan media yang terhimpun di dalam Hiwada.
Hampir tidak adanya kegiatan belajar mengajar tatap muka, dapat berdampak berkurangnya penggunaan Dana BOS sehingga sekolah mencari alternatif lain dalam memenuhi anggaran. Upaya tersebut dapat disalah gunakan Sekolah untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.
Mensiasati penggunaan Dana BOS ditengah masa pandemi adalah tanggungjawab penuh Kepala Sekolah selaku pimpinan tertinggi disekolah. Jelas sangat jauh berbeda penggunaan Dana BOS sebelum dan sesudah masa pandemi Covid-19. Hal tersebut sebagaimana yang disampaikan Ketua Hiwada, Erfan Indriyawan, SP, pada Rabu (24/03/2021).
"Laporan peanggunaan Dana BOS dapat kita lihat langsung tertera di wed kemendikbud, masyarakat perlu tahu sejauh mana penggunaan anggaran tersebut ditengah masa pandemi Civid - 19" jelas Erfan.
Sebagaimana mana data yang tertera di Web Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan diketahui bahwa SMPN 11 Tanjab Timur mengganggan sejumlah kegiatan di Tahun Anggaran 2020. Untuk pencairan Tahap I tahun 2020 diketahui didalam Wedsite menerima Dana BOS sebesar Rp 66 juta lebih. Dan pada Tahap II tahun 2020 diketahui bahwa Sekolah menerima Dana BOS sebesar Rp 88 juta lebih.
Untuk Anggaran Tahap III sebesar Rp. 68 Juta lebih,. "Kami berharap ada kertebukaan kepada penjabat publik yang menjalankan anggaran yang ditItipkan disekolah hingga masyarakat tahu peruntukan dan kegunaan dana tersebut" tambah Erfan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMPN 11 Tanjab Timur belum dapat dikonfirmasi terkait kegiatan sekolah di tahun 2020 lalu, disaat pandemi Covid - 19 melanda. Awak media mencoba menghubungi lewet pesan WhatApp tapi tidak dibalas. (Kemas).